Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jelang Pilkada 2024, Pendidikan di Jawa Timur Siap Jadi Yang Terbaik

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 30 Oktober 2024 | 02:38 WIB
Photo
Photo

MALANG KOTA – Salah satu Ketua Komite SMA Negeri di Kota Malang Dr Setiawan Noerdajasakti SH MH menghimbau agar pendidikan di Jawa Timur khususnya Kota Malang dan Batu, tidak dijadikan alat kampanye politik.

Politisasi pendidikan justru merugikan peserta didik dan lembaga pendidikan yang ada khususnya SMA dan SMK Jawa Timur.

Pada Rabu (27/11) mendatang, seluruh Kabupaten Kota se-Indonesia, termasuk kabupaten di Jawa Timur, akan mengadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih Calon Kepala Daerah (Cakada) di wilayahnya.

Pemilih baru, yang merupakan siswa SMA dan SMK, menjadi salah satu sasaran Cakada untuk memikat hati dengan janji-janji politiknya.

“Pemilih muda saat ini, adalah generasi yang cerdas sesuai dengan perkembangan jaman. Dengan semua fasilitas yang dimiliki dan informasi yang diperoleh," jelas Setiawan.

"Mereka bukan sosok pemilih yang tidak tahu apa-apa dan bisa membedakan program Cakada yang bisa diwujudkan secara nyata dan masuk akal,” tambahnya.

Untuk bisa mengembangkan suatu lembaga menjadi yang terbaik, banyak unsur yang terlibat dan berpengaruh, mulai dari siswa, wali murid, komite, guru sampai dengan kepala sekolah.

Termasuk, regulasi dari peimimpin daerah juga menjadi pondasi utama kesuksesan di sebuah lembaga.

Terbaru Kota Malang dan Kota Batu menyumbangkan prestasi di tingkat Nasional sampai Internasional.

Diantaranya, Penghargaan Emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara dan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Jawara di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Nasional Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Nasional.

Yang terakhir, menjadi Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa SMK (LKS) tingkat Nasional.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) pada 30 September 2024, lalu, pembinaan talenta bukan urusan masing-masing lembaga.

Tapi menjadi tanggung jawab bersama dan berkesinambungan sampai tingkat perguruan tinggi.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni Dan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang ini menambahkan, “setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Saya optimis perkembangan pendidikan di Jawa Timur akan terus meningkat."

Ia juga optimis bahwa generasi muda saat ini sudah hebat dengan penguasaan IT yang sangat cepat. (bes/)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Jelang #pilkada 2024 #Terbaik #Jadi #pendidikan #Siap #jawa timur