KPU Ajukan Penambahan ke Percetakan
PAKISAJI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang membutuhkan tambahan 1.626 lembar surat suara.
Hal itu diketahui setelah penyortiran dan pelipatan suara suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Malang rampung, Kamis lalu (31/10).
Dari total 2.115.895 lembar surat suara yang masuk gudang logistik KPU Kabupaten Malang, hanya 2.114.269 lembar yang dinyatakan dalam kondisi baik.
“Sisanya sekitar 1.020 lembar rusak. Sedangkan kekurangan dari dalam boks ada 606 lembar,” ujar Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Malang Marhaendra Pramudya Mahardika kemarin (1/11).
Dengan demikian, KPU masih kekurangan 1.626 surat suara.
Kekurangan itu harus dipenuhi sebelum pemungutan suara berlangsung pada 27 November depan.
Disinggung mengenai kerusakan, Dika menyebut bermacam-macam.
Namun pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan di gudang logistik KPU Kabupaten Malang, Desa Kebonagung, Kecamatan Kepanjen, ada surat suara yang hasil pencetakannya tidak simetris.
Ada juga yang tidak sesuai.
Kemudian kertasnya terkena tinta hitam, sehingga gambar pasangan calon (paslon) tidak terlihat utuh.
“Untuk kekurangan surat suara, kami akan menyampaikan ke penyedia (percetakan) untuk diganti,” kata Dika.
Namun dia belum bisa memastikan waktu penggantian surat suara tersebut.
Sebab, tergantung dari pihak percetakan.
Sementara itu, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Malang telah ditetapkan 2.060.576 orang.
Sebagai antisipasi kekurangan surat suara, maka masing-masing TPS ditambahkan sekitar 2 persen.
Jika ditotal, penambahan surat suara sekitar 55.319 lembar.
Sedangkan untuk surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur masih menunggu jadwal pengiriman selanjutnya.
Setidaknya dalam waktu dekat.
“Begitu tiba, nanti langsung dilipat dan disortir juga,” lanjutnya.
Selama pelaksanaan sortir dan lipat, Dika menyebut ada sekitar 150 tenaga kerja.
Mereka berasal dari Kabupaten Malang.
Jam kerjanya dibatasi dari pukul 07.30 sampai 20.00.
Namun pada hari terakhir, yakni Kamis (31/10) lalu, terdapat 47 orang tenaga kerja yang bekerja dari 07.30-14.00.
Mereka menuntaskan 154.167 lembar surat suara.
Dalam melipat pun tidak bisa asal.
Di surat suara itu sudah ada garis putus-putus sebagai panduan melipat.
Sehingga harus diikuti dan harus serapi mungkin. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana