Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

IBU Hadirkan Miniatur Indonesia di Samba Episode Pancasila Sakti

Shuvia Rahma • Jumat, 2 Oktober 2020 | 01:01 WIB
Samba episode Pancasila Sakti yang digelar IKIP Budi Utomo, dilaksanakan secara offline dan online. (Inifia / Radar Malang)
Samba episode Pancasila Sakti yang digelar IKIP Budi Utomo, dilaksanakan secara offline dan online. (Inifia / Radar Malang)
MALANG KOTA – Rangkaian episode Sambut Mahasiswa Baru (Samba) IKIP Budi Utomo (IBU) berlanjut Kamis (1/10) kemarin. Mengusung episode bernama Pancasila Sakti, para mahasiswa baru dan dosen IBU kompak menghadirkan miniatur nusantara melalui pakaian adat yang mereka kenakan.

Semangat Pancasila Sakti yang diusung IBU ini diakui Kepala MA Al-Ittihad, Ikhwan Mahmudi sebagai nilai plus yang dimiliki oleh IBU.

Menurutnya, para mahasiswa yang terbentuk dalam keragaman akan membuat mereka menjadi lebih aware terhadap perbedaan. Nilai plus ini terlihat dari lulusan IBU yang mengajar di Yayasan Al-Ittihad baik di MA maupun MTs. Menurutnya, para pendidikan lulusan IBU lebih terbuka dan menghargai dengan perbedaan latar belakang pelajar saat mengajar.

“Karena itulah, miniatur Indonesia yang dihadirkan di IKIP Budi Utomo ini akan menjadikan lulusannya berbeda dengan perguruan tinggi lain, terutama dalam hal toleransi terhadap perbedaan dan keberagaman,” terang Gus Ikhwan, sapaan akrabnya.

Photo
Photo
Rektor IKIP Budi Utomo, Dr Nucholis Sunuyeko MSi (Inifia / Radar Malang)

Hal yang sama juga diakui oleh Kepala Sekolah SMP Aisyiah Muhammadiyah 3, Endang Setyowati SPd. Menurutnya, lulusan IBU yang menjadi pendidik di sekolah tersebut mampu memfasilitasi perbedaan latar belakang siswa dengan lebih baik.

Rektor IBU, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi menjelaskan, Samba episode Pancasila Sakti ini mengusung tema unity in diversity. Semangat keragaman menjadi cermin nyata IBU dimana para mahasiswanya sangat beragam, baik secara agama, bahasa, dan budaya.

“Samba ini merupakan model penerimaan mahasiswa baru yang khusus dan hanya dipunyai IBU. Model ini simultan, offline dan online. Setelah proses ini, langsung dilanjutkan dengan perkuliahan sesuai protokol kesehatan,” tukas Nurcholis.

Acara yang dilangsungkan di halaman IBU kampus C, Jalan Citandui ini diikuti oleh 50 mahasiswa secara offline, dan 150 mahasiswa secara online. Rangkaian ini merupakan kelanjutan dari episode sebelumnya, mulai dari Samba #1, Merdeka, Arjuna, dan Srikandi. Seperti episode-episode sebelumnya, acara Samba kali ini juga telah memenuhi protokol kesehatan.

Panitia dan mahasiswa masuk ke lokasi terlebih dahulu dicek suhu, disemprot di bilik disinfektan, cuci tangan, dan memakai masker selama acara berlangsung. Mahasiswa yang hadir juga diimbau untuk memeriksakan kesehatan diri sebelum datang ke acara. Agar kegiatan edukasi ini berlangsung menyenangkan, para maba juga disuguhi dengan tampilan tari nusantara yang menjadi ciri khas IBU dengan mengusung semangat berpancasila.


Pewarta: Fia Editor : Shuvia Rahma
#JPRM #FIA #ikip budi utomo #samba ibu