Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jelang PKKMB, Pedagang Pernak-pernik Ospek di UB Mulai Menjamur

Aditya Novrian • Jumat, 9 Agustus 2024 | 00:45 WIB

MUSIMAN: Salah satu pedagang pernak-pernik ospek membuka lapak di trotoar Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, kemarin siang.
MUSIMAN: Salah satu pedagang pernak-pernik ospek membuka lapak di trotoar Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, kemarin siang.

MALANG KOTA - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tinggal menghitung hari.

Salah satunya adalah Universitas Brawijaya (UB) yang akan menggelar ospek mulai 12-14 Agustus mendatang.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh pedagang musiman untuk meraup omzet.

Baca Juga: UB-UM Kompak Kemas Ospek tanpa Kekerasan

Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Veteran, Klojen, kemarin.

Beberapa pedagang pernak-pernik ospek membuka lapak di sana. Barang seperti lanyard, pita berbagai warna, bendera, hingga kaus kaki disediakan lengkap oleh pedagang.

Okky Setiawan, salah satu pedagang di sana mengatakan, musim PKKMB sudah menjadi rutinitasnya untuk berjualan.

Dirinya membanderol harga per barang mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu.

Misalnya bendera Palestina yang susah dibuat dirinya banderol dengan harga Rp 15 ribu.

”Kalau sudah dekat hari H barangnya sudah sulit ya kami naikkan (harganya),” kata pria asal Kauman itu.

Okky memprediksi tahun ini pembeli tak seramai tahun sebelumnya.

Itu karena jarak penugasan dari masuk PKKMB terlampau jauh.

Sekitar satu minggu lebih. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya tiga hari dari jarak masuk.

Hal yang sama juga dituturkan oleh Suci Kusmiawati.

Dirinya juga menggelar lapak yang sama setiap tahun menjelang PKKMB.

Suci mengaku pembelinya juga tak seramai tahun sebelumnya. Padahal ospek tinggal menghitung hari.

Baca Juga: Antusias, 100 Mahasiswa FIB UB Belajar Jurnalistik

”Paling sehari terjual 5-6 barang saja,” ucapnya.

Beberapa barangnya tak hanya terjual terpisah.

Namun, juga dipaketkan agar lebih hemat.

Namun, dia menilai mahasiswa baru saat ini lebih memilih membeli secara online.

”Penugasannya sudah sejak minggu lalu, pasti waktunya panjang untuk mencari,” imbuh wanita asal Betek itu. (ori/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pernak-pernik #Pedagang #UB #ospek #PKKMB