Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tim Pengabdian FMIPA UB Gelar Pelatihan Teknologi Eco Enzyme (EE) Bebas Ledakan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 9 Oktober 2024 | 20:27 WIB
Tim Pengabdian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB)
Tim Pengabdian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB)

MALANG KOTA - Tim Pengabdian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pelatihan Teknologi Eco Enzym Untuk Pembersih Rumah Tangga Ramah Lingkungan Masyarakat Desa Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk ikut mendukung gerakan penanggulangan sampah ke seluruh nusantara.

Kegiatan tersebut melibatkan tim ahli dari UB, yang dipimpin oleh Prof Dra Hermin Sulistyarti PhD, beserta anggota kegiatan Prof Dr Ir Adam Wiryawan MS, Dr Ulfa Andayani MS, dan Dr Qonitah Fardiyah, MSi.

Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memberdayakan mahasiswa KKN FMIPA untuk ikut serta dalam mentransformasikan teknologi pengolahan sampah organik menjadi produk EcoEnzyme yang merupakan cairan dengan sejuta manfaat ke pedesaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pandanarum Mas’udin beserta 15 perwakilan penggerak Desa yang bertanggung-jawab menularkan keterampilan teknologi EE ke lingkungan masing-masing.

Kepala Desa sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap adanya kegiatan yang serupa dari masyarakatnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warganya dalam menangani limbah sampah rumah tangga.

Sementara itu, Prof Dra Hermin Sulistyarti PhD menyampaikan pentingnya penanganan sampah organik, agar bencana ledakan di Loewigajah yang menewaskan ratusan penduduk dan menghancurkan rumah dua desa tidak terulang lagi. 

Disamping itu beliau juga menambahkan tentang manfaat pentingnya EE dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa menurunkan kebutuhan uang untuk pembersih, pupuk, juga pestisida.

Pelatihan teknologi EE pada 15 orang tim penggerak desa Pandanarum tersebut dibimbing oleh Dr Ulfa Andayani MS, dan Dr. Qonitah Fardiyah, MSi yang dibantu oleh beberapa mahasiswa skripsi, yakni  Gayatri Narreswari, Fadhila Akmalia, Urfa Nurul Izzah, dan Pipit Andaresta.

Dalam pelatihan tersebut disediakan peralatan dan bahan untuk pembuatan EE serta bahan untuk produk turunannya, yaitu sabun EE.

Teknologi EE melibatkan proses fermentasi anaerob (tidak suka oksigen) sehingga perlu ditutup rapat.

Padahal, pada proses fermentasi akan menghasilkan gas, sehingga rawan terjadi ledakan.

Oleh karena itu, agar bebas ledakan maka gas yang dihasilkan perlu dialirkan ke luar dengan memasang selang pada tutup wadah (tidak boleh menyentuh air) dan dialirkan ke luar dengan mencelup ujung selangnya pada botol yang berisi air. dur/

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#FMIPA UB #pelatihan #Teknologi Eco Enzyme #Tim pengabdian