Mengangkat Tema tentang Museum untuk Indonesia
MALANG KOTA - Universitas Merdeka (UNMER) Malang menjadi tuan rumah seminar nasional yang bertajuk Museum Untuk Indonesia.
Acara tersebut berlangsung pada 11-13 Oktober lalu.
Seminar nasional diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia (Harmusindo) tahun 2024.
Acara yang berlangsung di Ruang Pusat Pertemuan Ilmiah, Lantai tiga Gedung Rektorat UNMER Malang itu menghadirkan berbagai narasumber kompeten di bidang permuseuman Indonesia.
Di antaranya Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemendik budristek, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permuseuman Indonesia, dan Ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Harmusindo 2024 Dwi Cahyono SE menyampaikan pentingnya dukungan dari berbagai pihak.
Termasuk akademisi, untuk mengembangkan museum yang lebih baik.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UNMER Malang Dr Prihat Assih SE M.Si Ak juga menekankan pentingnya peran museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
”Kami akan berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian serta pengembangan museum sebagai destinasi wisata edukatif, melalui program studi yang ada di UNMER Malang,” tegasnya.
Seminar nasional juga menjadi wadah bagi para pelaku museum, akademisi, serta tamu undangan lainnya.
Khususnya untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan tentang pengelolaan museum yang efektif dan inovatif.
Diskusi yang hangat berlangsung selama acara menyoroti berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pengelola museum di Indonesia.
Diharapkan seminar nasional ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pelestarian budaya dan pengembangan museum di Indonesia.
”Semoga dari seminar ini museum di Indonesia bisa di lirik lagi karena punya segudang pengetahuan,” tutup Prihat. (adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana