Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penerimaan Rapor "Up-Normal" di SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 23 Desember 2024 | 20:43 WIB
TEKANKAN PERAN ORANGTUA. Ustadz Drs. Bambang Mulyadi saat menyampaikan tausiyah di hadapan orangtua siswa di masjid sekolah.
TEKANKAN PERAN ORANGTUA. Ustadz Drs. Bambang Mulyadi saat menyampaikan tausiyah di hadapan orangtua siswa di masjid sekolah.

MALANG – SMP Muhammadiyah 2 Inovasi Malang kembali menghadirkan inovasi unik dalam kegiatan penerimaan rapor.

Jika biasanya kegiatan ini dilakukan pagi atau siang hari, sekolah ini justru memilih malam hari untuk melaksanakan acara tersebut.

Konsep yang tidak biasa ini diberi nama "Up-Normal," sebagai bentuk penerapan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dimulai dengan shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Al-Kahfi dan tausiyah.

Setelah itu, para peserta melaksanakan shalat Isya berjamaah sebelum akhirnya masuk ke sesi pengambilan rapor.

Kepala SMP Muhammadiyah 2, Supriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, terutama dalam membiasakan pentingnya shalat berjamaah dan sunnah membaca Surat Al-Kahfi pada malam Jumat.

“Kami ingin memberikan pembiasaan yang bermakna bagi siswa dan orang tua, sekaligus menjadikan penerimaan rapor sebagai momen kebersamaan yang bernilai spiritual,” ujar Supriyanto.

Antusiasme orang tua luar biasa tinggi.

Supriyanto menambahkan, jumlah orang tua yang hadir mencapai ratusan hingga masjid sekolah tidak mampu menampung semuanya.

Banyak orang tua datang berpasangan (suami-istri), menunjukkan kepedulian yang besar terhadap pendidikan anak-anak mereka.

Dalam sambutannya, Supriyanto mengingatkan orang tua untuk mempersiapkan diri menghadapi era yang penuh tantangan dan perubahan cepat.

“Kita hidup di dunia VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity. Kegiatan ini juga menjadi latihan agar siswa dan orang tua terbiasa menghadapi situasi yang tidak menentu,” tuturnya.

Tausiyah yang disampaikan Ustadz Bambang Mulyadi juga mempertegas pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka.

“Kebersamaan ini tidak terbatas waktu, dan kegiatan rapotan malam hari ini menjadi simbol bahwa waktu bukanlah penghalang untuk membangun kedekatan dengan anak,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi program ini sebagai langkah baik yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Teladan orang tua sangat penting untuk mencetak generasi unggul (khoiro ummah). Sinergi antara orang tua dan guru harus terus dibangun demi keberhasilan pendidikan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Supriyanto menyampaikan rencana yang cukup mengejutkan.

Ia mengusulkan kemungkinan pengambilan rapor diadakan pada waktu sebelum Subuh.

Ide ini disampaikan dengan nada bercanda, namun mendapat sambutan hangat dan gelak tawa dari para orang tua yang hadir.

Kegiatan penerimaan rapor malam hari ini tidak hanya menjadi momen pembagian hasil belajar siswa, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua dalam nuansa spiritual yang mendalam.

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#nilai Islami #Penerimaan Rapor #smp muhammadiyah 2 malang #malang #malam hari