Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMAMSA Perkuat Kesiapan Bencana dengan Hadirkan Ketua MDMC PP Muhammadiyah

Aditya Novrian • Kamis, 26 Desember 2024 | 20:52 WIB
TANGGAP BENCANA. Kegiatan yang diinisiasi oleh SMAMSA Malang memperkuat komitmennya sebagai sekolah pelopor tanggap bencana
TANGGAP BENCANA. Kegiatan yang diinisiasi oleh SMAMSA Malang memperkuat komitmennya sebagai sekolah pelopor tanggap bencana

KOTA MALANG – SMA Muhammadiyah 1 Malang (SMAMSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tanggap bencana melalui kegiatan "Refresh Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)" pada Senin (16/12).

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau MDMC PP Muhammadiyah, Budi Santoso, S.Psi., M.K.M., bersama dr. Aurick Yudha Nagara, Sp.Em., dari MDMC PDM Kota Malang.

Juga hadir MDMC PWM Jawa Timur serta tim Maharesigana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dalam diskusi yang digelar, fokus utama adalah membahas potensi dan ancaman bencana di Kota Malang, terutama di wilayah sekitar SMAMSA.

Dr. Aurick Yudha menjelaskan, “SMAMSA sangat cocok menjadi sekolah penggerak SPAB, mengingat ancaman bencana seperti banjir dari DAS Brantas dan potensi gempa megathrust yang mengintai wilayah kita.”

Selain diskusi, peserta yang terdiri dari guru, karyawan, dan perwakilan siswa juga mengikuti simulasi penanggulangan bencana gempa bumi.

Simulasi ini dipandu langsung oleh Budi Santoso bersama tim Maharesigana UMM.

Budi Santoso menegaskan pentingnya pelatihan semacam ini.

“Dengan terus berlatih kesiapsiagaan bencana, saya yakin SMA Muhammadiyah 1 Malang mampu menjadi pelopor gerakan SPAB di Kota Malang,” ungkapnya.

Komitmen SMAMSA dalam menciptakan sekolah aman bencana telah dimulai sejak 2016.

Pelatihan dan simulasi rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk konsistensi.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Malang, Dra. Umi Mafrukhah, menambahkan, “Penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab lembaga seperti BNPB atau BPBD, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Ini adalah ikhtiar kami untuk membekali seluruh keluarga besar SMAMSA dengan kesiapsiagaan bencana.”

Selain aktif dalam pelatihan dan simulasi, tim SPAB SMAMSA juga terlibat dalam berbagai agenda Muhammadiyah, seperti milad dan tabligh akbar, dengan berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, SMAMSA berharap dapat memperkuat budaya tanggap bencana sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kota Malang. (sfn)

Kajari) Kabupaten Kediri, Pradhana Probo Setyarjo.
Kajari) Kabupaten Kediri, Pradhana Probo Setyarjo.
Editor : Aditya Novrian
#Tanggap Bencana #Kegiatan #smamsa #Kota Malang #UMM #Sma Muhammadiyah 1 malang #LRB