ISTILAH ini masih cukup sering digunakan.
Khususnya oleh generasi-generasi tua.
Jawah bermakna hujan.
Termasuk dalam Bahasa Jawa Krama Inggil, atau Bahasa Jawa halus.
Umumnya, istilah itu digunakan untuk orang yang lebih tua.
Bisa juga digunakan untuk orang-orang yang baru dikenal atau baru ditemui.
Sesuai tujuannya, penggunaan Bahasa Jawa Krama Inggil bermaksud untuk menghormati orang lain.
”Sejak saya lahir tahun 70 an sudah sering digunakan,” kata Miswadi, salah satu warga Kecamatan Kedungkandang.
Dia mengakui bahwa generasi sekarang banyak yang belum paham terhadap istilah-istilah dalam Bahasa Jawa Krama Inggil.
Kalaupun memahami beberapa istilah, penggunaannya tak bisa dilakukan secara menyeluruh untuk satu kalimat.
Selain jawah, istilah pengganti untuk hujan adalah udan.
Kata itulah yang masih sering digunakan anak-anak muda di Malang Raya. (*/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana