Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Sepor

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:20 WIB
Photo
Photo

ISTILAH ini berasal dari serapan Bahasa Belanda, yakni spoor

Istilah itu kemudian disesuaikan dengan pelafalan warga Malang dan Jawa. 

Jadilah istilah sepor

Selain sepor, ada kata lain yang serupa. 

Salah satunya yaitu praoto.

Pada masa penjajahan, kata truk belum ada. 

Sehingga masyarakat pada zaman itu menyebut kendaraan besar dengan praoto

Istilah itu juga berasal dari Bahasa Belanda, yakni vrachtauto

Berdasar pengamatan Peneliti Bahasa Universitas Negeri Malang (UM) Nurenzia Sidharta, arti spoor sebenarnya berbeda dengan sepor

Sepor lebih merujuk kepada kereta api. 

Sedangkan spoor dalam Bahasa Belanda bermakna rel kereta api, bukan alat transportasinya. 

Nurenzia lantas mencontohkan, penggunaan kata spoor dalam Bahasa Belanda. 

Seperti het spoor loopt parallel aan snelweg 99

Yang memiliki arti, rel kereta itu memanjang sejajar dengan jalan tol 99. 

”Kalau pengucapan dalam Bahasa Belanda itu spor. Dengan o seperti mengucapkan kata botok,” jelasnya. 

Sedangkan contoh pengucapan dalam Bahasa Jawa seperti ”Nang Suroboyo numpak sepur sing jam piro?” 

Selain di Malang, istilah sepor juga banyak dipakai di daerah-daerah lain. 

Hampir seluruh daerah di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah mengenalnya. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kereta #Bahasa Belanda #kamus malangan #bahasa jawa #rel kereta api