Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Kampus di Surabaya Buka Kuota Jalur tanpa Tes

Aditya Novrian • Jumat, 7 Februari 2025 | 19:05 WIB
Campus Graduation (rawpixel.com on Freepik)
Campus Graduation (rawpixel.com on Freepik)

ITS-Unair Sediakan Ratusan Kursi untuk Maba Berprestasi

SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya maupun Universitas Airlangga (Unair) membuka peluang bagi siswa berprestasi untuk diterima tanpa tes.

ITS menyiapkan jatah jalur tanpa tes tersebut maksimal untuk 114 calon mahasiswa.

Sementara Unair hanya menyebut jumlahnya bisa lebih dari 100 orang, kuota tahun sebelumnya.

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati mengatakan kuota free pass-sebutan untuk jalur tanpa tes- khusus siswa yang menjadi juara pertama lomba akademik yang di selenggarakan program studi (prodi) di ITS.

Berbeda dengan jalur seleksi regular.

“Namun, tidak semua lomba otomatis bisa menjadi free pass. Kami melakukan assignment terhadap cakupan dan kredibilitas lomba sebelum menentukan apakah juara pertamanya layak mendapatkan free pass," ujarnya kemarin (5/1).

Menurut Nani, pemenang lomba yang layak mendapatkan free pass harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kemendiktisaintek.

Salah satunya, lomba harus memiliki peserta dari minimal 75 persen provinsi di Indonesia dan diikuti oleh ribuan peserta.

Sementara di Unair menyediakan golden ticket untuk siswa berprestasi.

Jumlah kuota penerima golden ticket akan diumumkan sebelum hasil SNBP.

"Tidak ada batasan khusus berapa yang akan diterima. Semuanya tergantung kualitas prestasi para pendaftar. Tahun lalu, jumlah penerima golden ticket lebih dari 100 orang, dan bisa meningkat tahun ini,” kata Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair Achmad Solihin.

Tahun lalu, kata Solihin, ribuan siswa mendaftar untuk golden ticket.

Tetapi hanya sebagian yang memenuhi kriteria.

Prodi K dokteran menjadi yang paling diminati dalam SNBP dan golden ticket.

”Namun, hanya dua hingga tiga peserta yang diterima melalui jalur ini karena tingkat kesesuaian prestasi harus sesuai dengan prodi Kedokteran,” paparnya.

Sementara itu, prodi lain seperti Ekonomi, Farmasi dan Kesehatan Masyarakat memiliki jumlah penerima golden ticket yang lebih banyak.

Ada tiga syarat utama bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi golden ticket.

Pertama, siswa harus memenuhi kriteria untuk mengikuti SNBP.

Kedua, pilihan pertama dalam SNBP harus program studi (prodi) di Unair.

Ketiga, calon peserta wajib mengikuti Airlangga Education Expo (AEE), baik secara daring maupun luring, serta memiliki bukti kepesertaan. (ana/ai/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #unair #kuota #Kampus #Tanpa Tes #golden ticket #prestasi #its #Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya #universitas airlangga (unair) #Free pass #Universitas