Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mendiktisaintek Tegaskan KIP Kuliah dan Beasiswa Tidak Terkena Efisiensi Anggaran

Aditya Novrian • Jumat, 14 Februari 2025 | 20:30 WIB

Webinar sosialisasi pembukaan pendaftaran KIP Kuliah oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro (DOK. Youtube Kemendiktisaintek)
Webinar sosialisasi pembukaan pendaftaran KIP Kuliah oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro (DOK. Youtube Kemendiktisaintek)

RADAR MALANG – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menegaskan bahwa program beasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, tidak akan terkena pemangkasan anggaran.

Meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Penyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jendral Kemendiktisaintek, Togar M. Simatupang, di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Baca Juga: Pendaftaran Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah 2025 Resmi Dibuka

Melansir dari ANTARA, “Untuk beasiswa tidak mengalami program efisiensi,” ujar Togar, Jakarta, Kamis.

Togar menjelaskan bahwa kementeriannya mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp22,5 triliun dari total pagu anggaran sebesar Rp57,6 triliun.

Namun, Togar menegaskan anggaran beasiswa tidak akan mengalami pemangkasan disebabkan anggaran ini merupakan bagian dari komponen anggaran belanja sosial, sebagaimana yang diperjelas oleh Komisi X DPR RI.

Baca Juga: Prabowo Pangkas Anggaran 2025: Hemat atau Malah Bikin Rakyat Sulit?

“Jadi sudah ditegaskan oleh Komisi X, tidak ada pengarauh pada belanja sosial, dalam hal ini beasiswa,” ujar Togar.

Mendiktisaintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro juga menambahkan bahwa sekiranya ada potensi pemangkasan pada beberapa program beasiswa, seperti KIP Kuliah yang awalnya memiliki pagu sebesar Rp14,698 triliun dan berpotensi dipotong Rp1,31 triliun, pihak ini akan mengusulkan untuk tetap pada pagu semula.

Dalam rapat tersebut, Satryo juga menyatakan bahwa program-program lain yang dikelola Kemendiktisaintek seperti Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik), serta berbagai beasiswa bagi dosen dan mahasiswa dalam maupun luar negeri diusulkan untuk tetap pada pagu awal.

Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Menunda Penambahan Staf Khusus di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

“Beasiswa tidak kena efisinensi, kami kembalikan ke pagu semula,” tegas Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025), dikutip dari Kompas.

Satryo menambahkan bahwa kurang dari 10 persen dari total anggaran Kemendiktisaintek dikelola secara langsung oleh Kementerian tersebut, sehingga pemangkasan anggaran tidak akan mempengaruhi alokasi dana yang disampaikan langsung kepada mahasiswa atau perguruan tinggi.

Dengan demikian, para mahasiswa Indonesia baik di dalam maupun luar negeri dapat merasa tenang karena dukungan finansial melalui beasiswa tetap terjamin di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan melalui Instruksi Presiden. (tiw)

Editor : Aditya Novrian
#KIP Kuliah 2025 #beasiswa #Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro #Efisiensi anggaran 2025 #Satryo Soemantri Brodjonegoro #Mendikti Saintek