MALANG – Rasa bangga dan syukur civitas akademika SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen diundang oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dalam giat studi banding dan Focus Group Discussion (FGD) POS AHASS TEFA pada hari Selasa dan Rabu, 3-4 Juni lalu. Bertempat di SMK Muhammadiyah 2 Genteng dan Hotel Illira Banyuwangi, Jawa Timur, acara tersebut berlangsung hangat dan menarik.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk diskusi sekaligus sharing best practice sekolah. Pesertanya adalah sekolah binaan AHM yang tengah berhasil dalam pelaksanaan program POS AHASS TEFA yang dihadiri oleh 12 SMK Binaan Regional Jawa dan Bali.
POS AHASS TEFA merupakan program yang diluncurkan oleh AHM khusus untuk sekolah binaan dengan Grade A+, termasuk SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Tujuan bengkel POS AHASS TEFA adalah penerapan budaya industri bagi peserta didik melalui proses pelayanan pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor Honda kepada konsumen secara profesional dengan pendampingan langsung dari AHASS Mitra.
Selain itu, melalui POS AHASS TEFA menjadikan branding sekolah karena dipandang bisa memiliki bengkel standar industri dan profesional sebagai pendapatan dan penyeimbang biaya operasional sekolah.
AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan MPM Motor Kepanjen. Dibuka mulai 7 Oktober 2024 hingga bulan Mei 2025 ini, progress trial sudah mencapai target unit entry (UE) yang diharapkan oleh AHM. Bengkel POS AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen berada di Jalan Penarukan No 22 Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, MA. Luqman Hakim, M.Pd dalam giat FGD POS AHASS TEFA menyampaikan kepada AHM bahwa progress UE yang masuk di POS AHASS TEFA sudah mencapai 980 UE dengan grand omzet mencapai Rp 148,8 juta. “Progress selanjutnya adalah tahap MoU sudah dilegalisasi oleh MPM Motor Kepanjen dan sudah diterima oleh tim legal dari MPM Distributor melalui Bapak Zeffi,” ujar Luqman.
Luqman menambahkan perjalanan POS AHASS TEFA yang dimulai sejak tahun 2019 dengan konsep Mitra AHASS hingga sekarang bisa langsung didampingi oleh Main Dealer MPM Motor Kepanjen.
Gunardi, Vocational Manager PT Astra Honda Motor mengatakan bahwa progres di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen ini sudah sesuai denga target.
“Untuk selanjutnya tinggal menunggu penerbitan sertifikat resmi POS AHASS TEFA dari AHM dan kita atur nanti jadwal terbaik untuk peresmian di Kepanjen,” beber Gunardi.
Kerakraban Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen terjalin saat pendakian ke kawah Gunung Ijen di malam penyegaran kegiatan studi banding dan FGD tersebut. Berangkat dari Pos Paltuding pada pukul 02.00 WIB, Selasa (3/6), pendakian menuju kawah Ijen cukup menguras tenaga. Namun karena dilakukan bersama-sama, semangat baru pun tercipta.
Apalagi penantian peresmian POS AHASS TEFA menjadi perbincangan di tengah kesejukan suasana puncak gunung. Keduanya saling bertukar cerita dan bergantian swafoto menikmati keindahan kawah Ijen.
Gunardi menyampaikan keinginan untuk foto bersama Kepala Sekolah sebagai awal keramahan dan pertemuan selanjutnya di Peresmian POS AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan mitra AHASS MPM Motor Kepanjen.
Editor : A. Nugroho