KABUPATEN - Penuh khidmat dan haru, MTs NU Pakis menggelar acara tasyakuran dan Gelar Prestasi 2025. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 7 Juni 2025 lalu itu dihadiri oleh segenap keluarga besar MTs NU Pakis, para wali siswa, serta sejumlah tokoh penting dari dunia pendidikan maupun tokoh masyarakat di Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Dr Najmah, Kepala MTs NU Pakis, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan 56 siswa yang telah menempuh pendidikan dengan penuh semangat dan dedikasi. Beliau juga mengapresiasi kerja keras seluruh guru dan wali kelas yang telah mendampingi para siswa hingga berhasil mencapai titik kelulusan yang membanggakan.
“Hari ini bukan hanya hari perpisahan, tetapi juga momentum pembuktian bahwa MTs NU Pakis mampu mencetak generasi berprestasi yang siap melanjutkan perjuangan di jenjang pendidikan berikutnya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, saya juga memberikan arahan kepada wali kelas untuk terus mengawal siswa-siswi untuk terus melanjutkan sekolah lanjutan yang diinginkan oleh anak-anak," tutur Dr Najmah dalam sambutannya.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang, Prof Dr H Abdul Malik Karim Amrullah (Prof Amka), yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian MTs NU Pakis dalam membina peserta didik secara holistik. Prof Amka juga bangga terhadap kegiatan yang ada di MTs NU Pakis salah satunya beliau kagum dengan keistiqomahan pembacaan aqidatul awwam sampai saat ini.
“MTs NU Pakis telah menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama mampu bersaing secara sehat dengan lembaga lain, baik dalam aspek akademik maupun spiritual. Saya juga bangga dan haru dengan lantunan aqidatul awam yang tadi dibacakan oleh anak anak yang 3 tahun lalu saya ijazahkan untuk MTs NU Pakis,” ujar Prof Amka.
Sementara itu, Prof Dr H Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed., Ketua Lembaga Pendidikan Al-Hidayat (LEPA) sekaligus guru besar Universitas Negeri Malang, turut memberikan sambutan inspiratif. Ia menegaskan filosofi pendidikan yang dijalankan oleh LEPA, termasuk MTs NU Pakis, berlandaskan keyakinan bahwa semua anak memiliki potensi untuk berprestasi.
“Kami meyakini bahwa setiap anak itu cerdas dan istimewa. Ini bukan sekadar keyakinan, tapi sudah terbukti. Hari ini kita saksikan 56 siswa lulus dengan prestasi membanggakan di berbagai bidang. Bahkan 25 di antaranya telah menyelesaikan hafalan juz Alquran dengan predikat mumtaz,” tutur Prof Syamsul Hadi.
Acara tasyakuran ini dikemas secara meriah namun sarat makna, menggabungkan nuansa religius, kebudayaan, dan kebersamaan. Berbagai penampilan seni dari para siswa, testimoni wali murid, serta prosesi pemberian penghargaan kepada para siswa berprestasi dalam bidang akademik dan non-akademik turut mewarnai suasana. Yang paling menyentuh adalah momen penyerahan penghargaan kepada para penghafal Alquran, yang membuat banyak hadirin tak kuasa menahan haru.
Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini tidak hanya menjadi simbol perpisahan, melainkan juga awal dari perjalanan baru bagi para siswa untuk menapaki masa depan yang lebih cerah. MTs NU Pakis kembali membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan karakter yang kuat kepada setiap lulusannya.
Editor : A. Nugroho