Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mahasiswa UM Kembangkan SKASPRAY, Nano Spray Herbal Bantu Atasi Kulit Gatal akibat Skabies

Indra Andi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 23:26 WIB
Dari Limbah Jadi Solusi: Mahasiswa UM hadirkan SKASPRAY, Spray daun jarak dan kulit jeruk Berteknologi Nano
Dari Limbah Jadi Solusi: Mahasiswa UM hadirkan SKASPRAY, Spray daun jarak dan kulit jeruk Berteknologi Nano

MALANG – Lima Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Syahrizal Eka  Sasmita (S1 Kimia), Maulidana Farikhatul Laily (S1 Pendidikan Kimia), Rico aldy Pamungkas (S1 Ekonomi Pembangunan), Nasywa Azqila Irinadeta (S1 Pendidikan Biologi) dan Messy Cipta Handayani (S1 Pendidikan Biologi) berhasil  menorehkan prestasi di bidang inovasi kesehatan dengan mengembangkan SKASPRAY, produk spray herbal berbasis teknologi nano yang diformulasikan untuk membantu merawat kulit gatal dan iritasi ringan akibat kondisi kulit tertentu seperti skabies atau kudis.

Messy Cipta Handayani mewakili tim Inovasi , menjelaskan Produk ini mengusung konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan, yakni ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas) dan limbah kulit jeruk (Citrus sinensis) . Skabies sendiri merupakan penyakit kulit akibat tungau Sarcoptes scabiei yang menyebabkan rasa gatal hebat dan luka akibat garukan. Melihat tingginya kasus skabies di masyarakat,  saya dan tim mahasiswa UM pun tergerak untuk menghadirkan solusi herbal yang aman, efektif, dan terjangkau bagi kesehatan kulit masyaraka tambah Messy

Sementara Syahrizal  Eka Menambahkan “Kami ingin menciptakan produk yang tidak hanya bermanfaat bagi kulit, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan. SKASPRAY adalah wujud inovasi yang memadukan kearifan lokal tanaman herbal dengan teknologi modern.

Tim mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil mengembangkan SKASPRAY, sebuah produk spray herbal berbasis teknologi nano yang memanfaatkan daun jarak pagar dan kulit jeruk
Tim mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil mengembangkan SKASPRAY, sebuah produk spray herbal berbasis teknologi nano yang memanfaatkan daun jarak pagar dan kulit jeruk

Keunggulan utama SKASPRAY terletak pada empat pilar inovasi.

Pertama, bahan alami berkhasiat tinggi seperti daun jarak pagar dan kulit jeruk menjadi komposisi utama. Kedua, SKASPRAY memiliki fungsi ganda, yaitu membantu menjaga kebersihan kulit dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat gatal. Ketiga, penerapan teknologi nano spray membuat penyerapan bahan aktif menjadi lebih optimal. Keempat, kemasan praktis dan ekonomis menjadikan produk ini mudah digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat.

Selain berdampak pada peningkatan kesehatan publik, inovasi ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Proyek ini sejalan dengan tema Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kesehatan dan Gizi Masyarakat, menegaskan komitmen mahasiswa UM dalam menghadirkan solusi inovatif dan berdaya guna  ujar Rizal

“Melalui SKASPRAY, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi anak muda bisa menjawab tantangan kesehatan dan lingkungan sekaligus .dengan semangat riset dan keberlanjutan, SKASPRAY diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju produk herbal lokal yang aman, fungsional, dan siap bersaing di pasar nasional tutup messy dengan semangat. (aw)

Editor : Indra Andi
#Universitas Negeri Malang (UM) #inovasi kesehatan #skabies atau kudis