Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkab Malang Susun Rencana Strategis Sekolah Unggulan, Gandeng Kasek hingga Didampingi UM

Bayu Mulya Putra • Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:05 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

KEPANJEN - Setelah menetapkan program sekolah unggulan, Pemkab Malang dan Universitas Negeri Malang (UM) terus memberikan intervensi kepada 17 sekolah yang masuk di dalamnya.

Selasa lalu (13/10), rencana strategis untuk pelaksanaan program tersebut mulai disusun. Wakil Bupati (Wabup) Malang Lathifah Shohib menyampaikan rencana strategis tersebut disusun bersamaan dengan pelatihan yang diselenggarakan UM.

Pelaksanaannya dibagi menjadi dua. Untuk jenjang SMP di SMPN 4 Kepanjen. Sementara jenjang SD di SMPN 3 Kepanjen.

”Sekolah unggulan menyusun rencana tersebut untuk sekolah masing-masing dengan melibatkan kepala sekolah (kasek), wakil kepala sekolah (waka) bidang kurikulum, waka kesiswaan, dan komite,” ujar dia.

Dalam proses penyusunan tersebut juga ada pendampingan dari UM. Sehingga strategi yang ditentukan dapat disesuaikan dengan kondisi siswa dan guru di masing-masing sekolah.

”Karena sekolah unggulan ini kan untuk percepatan anak-anak dalam menguasai materi pembelajaran. Nanti akan ada kelas unggulan yang diharapkan dapat berdampak positif kepada kelas-kelas lain, bahkan sekolah lain,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Terdapat empat kompetensi yang diharapkan dimiliki siswa-siswi dari sekolah unggulan. Yakni religius, nasionalis, cerdas, dan kompetitif. Jika empat aspek tersebut sudah tertanam dalam diri siswa-siswi, diyakini mereka bakal memiliki daya saing. Menurut data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, terdapat 17 sekolah negeri yang menjadi sekolah unggulan. Dengan rincian 7 SDN dan 10 SMPN.

Sekolah tersebut antara lain SDN 2 Wandanpuro Bululawang, SDN 4 Panggungrejo Kepanjen, SDN 2 Donomulyo, SDN 1 Tawangsari Pujon, SDN 1 Pagentan Singosari, SDN 1 Tumpang, dan SDN 3 Turen.

Selain itu, ada SMPN 1 Bululawang, SMPN 1 Karangploso, SMPN 3 Kepanjen, SMPN 4 Kepanjen, SMPN 1 Ngantang, SMPN 1 Singosari, SMPN 2 Sumberpucung, SMPN 1 Tumpang, SMPN 1 Turen, dan SMPN 1 Wagir.

”Selain membuka acara penyusunan rencana strategis, kami juga memastikan fasilitas yang sudah tersedia dan melakukan pendataan terhadap kekurangannya. Hasilnya nanti kami sampaikan ke pimpinan,” kata Lathifah.

Sebagai contoh, di SMPN 4 Kepanjen dan SMPN 1 Singosari sudah memiliki smartboard yang berfungsi untuk menunjang pembelajaran siswa. (yun/by)

Editor : A. Nugroho
#um #Pemkab Malang #sekolah unggulan #intervensi