KABUPATEN - Bantuan papan interaktif atau interactive flat panel (IFP) sudah 90 persen didistribusikan. Di Kabupaten Malang, sudah ada 2.124 sekolah yang menerima hibah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu. Rinciannya terdiri dari 524 lembaga dari jenjang KB (Kelompok Belajar).
Lalu, ada 33 dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan 1 IFP untuk SKB (Sanggar Kegiatan Belajar). Di jenjang TK, ada 558 sekolah yang sudah menerimanya. Sementara di jenjang SMP sudah ada 238 sekolah yang menerima. Terakhir, ada 15 IFP untuk SPS (Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sejenis) dan 6 papan untuk TPA (Taman Pendidikan Alquran).
Sub Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Anwar Eka menuturkan, seluruh sekolah memang bersedia menerima papan pintar itu. Sebab, pengadaan dari Kemendikdasmen memang dilakukan sesuai kesediaan satuan pendidikan masing-masing melalui Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
Hingga saat ini pihaknya memantau distribusi IFP itu agar merata ke seluruh sekolah. ”Karena tiap sekolah hanya diberi satu papan interaktif, penggunaannya diserahkan kepada sekolah,” ujar Anwar. Pembelajaran dengan IFP bisa menjadi lebih interaktif, kolaboratif, multimodal, dan bermakna.
Selain itu, penggunaannya juga dianggap berpengaruh positif terhadap motivasi belajar. Pemahaman konsep pembelajaran dan keterampilan abad 21 juga lebih mudah diakses dan dipahami oleh peserta didik.
Harapannya, dengan papan itu, murid bisa memahami pelajaran dengan lebih mudah. Itu juga senada dengan pembelajaran mendalam yang dicanangkan pemerintah. Sehingga murid bisa lebih jelas membayangkan penjelasan guru disertai visual yang memadai.
”Dengan IFP, sangat memungkinkan menampilkan materi dari berbagai sumber seperti video, gambar, atau internet dengan kualitas visual dan audio yang baik,” lanjut Anwar.
Tentu itu berpengaruh pada kualitas presentasi guru menjadi lebih menarik di hadapan siswa. Modal itu bisa menjadi kunci kondusifnya kelas dan konsentrasi anak yang terfokus pada layar dan penjelasan guru. (aff/by)
Editor : A. Nugroho