JAKARTA, RADAR MALANG - Persiapan teknis pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer untuk siswa kelas 6 SD dan 9 SMP di seluruh Indonesia dilaporkan telah memasuki fase final.
Dilansir dari laman resmi Kemendikdasmen, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa sistem saat ini hanya tinggal menunggu hari pelaksanaan resminya saja.
Baca Juga: Pendaftar Masuk UIN dari Jalur SPAN PTKIN Membeludak, 14 Prodi Keagamaan Jadi Favorit
Fokus Penilaian dan Mengusung Konsep “Jujur dan Gembira”
Beliau turut mengimbau para orang tua dan murid agar tidak merasa tertekan, mengingat TKA bukanlah penentu kelulusan siswa. Fokus penilaian hanya mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, sementara regulasi kelulusan lainnya tetap menjadi otoritas penuh masing-masing satuan pendidikan.
Dalam hal pengawasan, Kemendikdasmen mengusung semangat "Jujur dan Gembira" serta memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk praktik kecurangan. "Kita tegas ya prinsipnya, kalau ada murid yang curang atau sekolah yang curang, maka langsung kita nol kan nilainya. Karena yang utama tentu saja kejujuran," tegas Menteri Mu'ti.
Guna menjamin transparansi, Standard Operating Procedure (SOP) yang mengatur mekanisme pengerjaan hingga sanksi pelanggaran telah resmi diterbitkan untuk dipatuhi seluruh sekolah.
Peninjauan Lapangan di Beberapa Sekolah
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan peninjauan langsung ke Kabupaten Karangasem, Bali, pada Rabu (1/4). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan mental peserta didik agar mampu menghadapi ujian dengan kepercayaan diri yang tinggi tanpa merasa terintimidasi.
“Kalau adik-adik sudah paham tujuan TKA, berarti itu sudah berhasil, jawaban adik-adik pun membuat saya optimis. Adik-adik paham apa inti dari TKA itu, dengan model soal yang di TKA lebih cocok dengan kebutuhan, lebih kritis, logis, aplikatif. Karena kita proses belajar, dengan TKA, bisa tahu kemampuannya di sini,” ujarnya.
Melalui rangkaian pemantauan ini, Kemendikdasmen memastikan bahwa ekosistem TKA 2026 telah siap memberikan pengalaman ujian yang bermakna dan reflektif.
Editor : Aditya Novrian