MALANG, RADAR MALANG - Pemilihan jurusan kuliah menjadi langkah penting bagi siswa SMA saat ini, khususnya bagi kelas 12. Memasuki era ekonomi baru di era kecerdasan buatan, manusia diminta untuk mengembangkan kompetensi yang relevan untuk beradaptasi di bidang karier.
Laporan dari World Economic Forum (WEF) memprediksi pergeseran besar dalam pasar tenaga kerja global hingga tahun 2030. Berikut adalah rekomendasi jurusan yang relevan di era AI saat ini.
Jurusan Berbasis Teknologi dan Data
Pengembang perangkat lunak dan aplikasi menempati posisi ketiga daftar profesi dengan pertumbuhan terbesar dalam WEF. Hal itu menjadikan jurusan IT dan AI sebagai pilihan utama untuk menguasai sistem otomasi masa depan.
Universitas Indonesia (UI) dan IPB University resmi membuka S1 Kecerdasan Artifisial sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi AI dan strategi dalam meningkatkan kompetensi SDM di Indonesia.
Fokus pada Empati dan Kemampuan Strategis
Meski teknologi berkembang, data WEF menunjukkan bahwa profesi yang mengandalkan empati seperti tenaga kesehatan dan konselor justru semakin dibutuhkan.
Menangkap peluang itu, Binus University membuka jurusan Psikologi Bisnis dan Komunikasi Bisnis Digital. Mahasiswa di bidang ini akan dibekali kemampuan yang melibatkan perasaan dan kesadaran diri yang tinggi, seperti kecerdasan emosional dan orientasi layanan.
Jurusan Berbasis Sektor Ketahanan Pangan dan Bioinformatika
Di era AI, tantangan nyata manusia adalah krisis pangan. Sektor pertanian menempati peringkat pertama pekerjaan paling berkembang di tahun 2030 menurut data WEF.
IPB dan UGM menawarkan jurusan inovatif seperti bioinformatika dan mikrobiologi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan berbasis teknologi.
Itulah beberapa rekomendasi jurusan di era AI saat ini. Lulusan SMA disarankan memertimbangkan jurusan yang mengasah berpikir analitis dan kreativitas agar tetap bersaing di era industri.
Editor : Aditya Novrian