Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Strategi Efektif Kelola Stres Ujian demi Performa Akademik Maksimal

Salshabila Abidah Ardelia • Sabtu, 2 Mei 2026 | 22:59 WIB
Active Recall: menguji diri sendiri lebih efektif menurunkan kecemasan daripada sekadar membaca ulang catatan. (Foto: Pexels)
Active Recall: menguji diri sendiri lebih efektif menurunkan kecemasan daripada sekadar membaca ulang catatan. (Foto: Pexels)

MALANG, RADAR MALANG - Mahasiswa sering kali terjebak dalam tekanan mental tinggi saat menghadapi pekan ujian yang berujung pada penurunan performa kognitif. Mengelola stres menjadi kunci utama agar materi yang dipelajari dapat terserap secara optimal sekaligus menjaga kesehatan mental selama masa evaluasi.

Teknik Belajar Efektif

Data menunjukkan bahwa metode belajar aktif lebih efektif menekan kecemasan dibandingkan sekadar membaca ulang catatan berkali-kali. Mahasiswa disarankan menguji diri sendiri untuk mengukur sejauh mana pemahaman materi yang telah dikuasai.

Baca Juga: Menulis Tangan Lebih Efektif Pertajam Memori Mahasiswa dibanding Ketikan Laptop

Penerapan teknik pomodoro dengan durasi 25 menit fokus dan 5 menit istirahat sangat membantu menjaga ritme kerja otak. Pembagian waktu yang terstruktur mencegah kelelahan mental atau burnout akibat durasi belajar yang terlalu panjang tanpa jeda.

Manajemen Gaya Hidup

Kualitas tidur merupakan kunci penting dalam memerkuat memori di otak manusia. Mahasiswa yang tidur 7 hingga 8 jam memiliki kemampuan mengingat data lebih baik daripada mereka yang menerapkan sistem kebut semalam atau begadang.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 15 menit juga mampu melepaskan endorfin untuk memperbaiki suasana hati.

Saat kecemasan memuncak di ruang ujian, teknik pernapasan box breathing dapat menurunkan detak jantung secara instan agar pikiran kembali tenang. Teknik itu dilakukan dengan cara menarik napas, menahan napas, dan menghembuskan napas selama masing-masing 4 detik.

Baca Juga: Teknologi dalam Pendidikan: Dampaknya pada Hasil Belajar Siswa

Batasi Paparan Gangguan Digital

Mengurangi interaksi di media sosial selama pekan ujian terbukti efektif menurunkan tingkat stres. Membandingkan progres belajar dengan orang lain melalui grup percakapan hanya akan memicu kepanikan yang tidak perlu dan mengganggu konsentrasi.

Mengelola stres bukan berarti menghilangkan tantangan, melainkan mengatur respons tubuh terhadap tekanan akademik. Dengan strategi manajemen waktu dan perawatan diri yang tepat, mahasiswa dapat menjalani ujian secara produktif tanpa mengorbankan kesejahteraan mental mereka.

Editor : Aditya Novrian
#Akademik #ujian #Stres