DEPOK, RADAR MALANG - Pendidikan bermutu untuk semua ternyata tidak hanya diukur dari fasilitas mewah atau nilai akademik yang tinggi. Lebih dari itu, keberhasilan pendidikan juga ditentukan oleh kemampuannya dalam membentuk karakter, integritas, serta kepedulian kebangsaan para peserta didik.
Semangat inilah yang kembali ditegaskan dalam acara peresmian Sekolah Bakti Mulya 400 yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.
Apresiasi untuk Penyelenggara Swasta
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para penyelenggara pendidikan swasta.
Ia menyadari bahwa tantangan dunia pendidikan di Indonesia sangatlah beragam. Oleh karena itu, dukungan dan kerja sama dari semua pihak mutlak diperlukan.
“Realitas pendidikan di Indonesia ini memang ada sekolah yang megah, ada sekolah yang muridnya banyak, tetapi ada juga beberapa sekolah yang pendaftarnya satu,” ujar Menteri Mu’ti di Depok (24/5).
Sekolah Swasta Adalah Mitra Pemerintah
Menteri Mu’ti juga menegaskan bahwa sekolah swasta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Pemerintah dan swasta harus terus berjalan beriringan.
“Saya sering mengatakan jika sekolah swasta adalah mitra pemerintah,” tegasnya.
Karena itu, semua sekolah, tanpa terkecuali, memiliki tanggung jawab yang sama.
Tiga Capaian Besar Bakti Mulya 400
Sejalan dengan pernyataan Menteri Mu’ti, Chief Executive Officer (CEO) Bakti Mulya 400, Sutrisno Muslimin, menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini dirancang untuk membangun generasi yang unggul.
Baca Juga: Wamen Atip: Kesuksesan Bukan Cuma Soal IQ, Kecerdasan Sosial Juga Penting
“Ada tiga capaian besar BM 400 yaitu membentuk generasi religius, nasionalis, dan internasionalis,” ujarnya.
Dengan ketiga pilar ini, Bakti Mulya 400 berharap mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap bersaing di kancah global
Editor : Aditya Novrian