Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perkuat Kolaborasi Akademik ASEAN, Fakultas Vokasi UB dan UITM Malaysia Gelar Inbound Programme 2026

A. Nugroho • Senin, 25 Mei 2026 | 12:17 WIB
SINERGI: Fakultas Vokasi UB dan UITM Malaysia Gelar Inbound Programme 2026.
SINERGI: Fakultas Vokasi UB dan UITM Malaysia Gelar Inbound Programme 2026.

Guna meningkatkan mutu pendidikan vokasional, sivitas akademika Universitas Brawijaya dan Universiti Teknologi MARA bersinergi dalam penguatan kemitraan industri berkelanjutan serta pertukaran budaya.

MALANG, RADAR MALANG - Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) secara resmi menyelenggarakan kegiatan internasional berskala regional bertajuk Inbound Programme - UiTM x Universitas Brawijaya. Program strategis yang mengusung tema "Strengthening ASEAN Academic Collaboration through Vocational Education, Cultural Exchange, and Sustainable Industry Engagement". Kegiatan ini berlangsung selama sepekan pada 20-26 Mei 2026 dengan melibatkan delegasi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, yaitu UiTM Kedah dan UiTM Puncak Alam.

Upacara pembukaan kegiatan dilaksanakan secara khidmat, Jumat lalu (22/5). Bertempat di Ruang Rapat Lantai 3, Gedung Vokasi UB Dieng, agenda penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Vokasi UB, Dr. Faidlal Rahman, bersama jajaran Ketua Departemen, Ketua Program Studi, Ketua International Relationship Office (IRO), serta Ketua BPPM. Hadir pula sebagai perwakilan delegasi luar negeri, dosen pembimbing dari UiTM Kedah Nur Faznim Binti Shuib, dosen pembimbing dari UiTM Puncak Alam Izzura Ibrahim, para mahasiswa UiTM, serta mahasiswa pendamping (buddy) dari Fakultas Vokasi UB.

KOMPAK:  Program strategis bertema "Strengthening ASEAN Academic Collaboration through Vocational Education, Cultural Exchange, and Sustainable Industry Engagement".
KOMPAK:  Program strategis bertema "Strengthening ASEAN Academic Collaboration through Vocational Education, Cultural Exchange, and Sustainable Industry Engagement".

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Vokasi UB, Dr. Faidlal Rahman, menyampaikan bahwa program inbound ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen internasionalisasi Fakultas Vokasi UB yang dikembangkan secara aplikatif. Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya memperluas wawasan para mahasiswa, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang strategis bagi dosen dari kedua institusi lintas negara tersebut.

"Program ini menjadi bentuk kerja sama internasional yang sangat aplikatif, karena mahasiswa dan dosen dari kedua universitas dapat saling belajar, bertukar pengalaman, serta memperluas perspektif akademik dan profesional. Ke depan, kami berharap mobilitas ini tidak hanya menghadirkan mahasiswa. Malaysia ke Universitas Brawijaya, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa Fakultas Vokasi UB untuk belajar dan memperoleh pengalaman akademik di Malaysia," ungkap Dr. Faidlal.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh perwakilan dosen pembimbing dari UiTM. Pihak UITM menyampaikan terima kasih mendalam atas penyambutan hangat yang diberikan oleh Fakultas Vokasi UB. Mereka menaruh harapan besar agar implementasi program ini mampu menjadi pintu gerbang bagi penguatan kerja sama yang lebih luas dan komprehensif di masa mendatang, mencakup program student exchange, student mobility, kolaborasi riset, hingga inisiatif strategis internasional lainnya.

TERJUN LANGSUNG: Peserta mengikuti Agrotourism Visit ke Kusuma Agrowisata Batu.
TERJUN LANGSUNG: Peserta mengikuti Agrotourism Visit ke Kusuma Agrowisata Batu.

Struktur rangkaian kegiatan inbound ini dirancang secara komprehensif dengan menyelaraskan aspek akademik, vokasional, keterlibatan industri, pengabdian masyarakat, hingga pengenalan budaya lokal. Pasca-seremoni pembukaan, para peserta langsung disajikan dengan agenda guest lecture bertajuk "ASEAN Vocational Education and Industry Linkage in the Era of Digital Transformation" dengan fokus subtema Event Management and Design Thinking.

Tidak hanya itu, sinergi akademik juga diwujudkan melalui sesi visiting lecturer dari UiTM Kedah yang membawakan topik Event Management pada mata kuliah Digital Business Start-up, serta sesi dari UiTM Puncak Alam dengan topik Management of Digital Transformation pada mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (Management Information Systems).

Guna memperkuat kompetensi praktis, pada hari berikutnya seluruh peserta mengikuti agenda Agrotourism Visit ke Kusuma Agrowisata Batu. Di lokasi tersebut, mahasiswa berkesempatan. mempelajari secara langsung ekosistem pengelolaan agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), melakukan observasi ke kebun apel serta fasilitas greenhouse, hingga memahami rantai proses pengolahan produk pertanian modern. Kunjungan industri ini menjadi representasi penting dari metode pembelajaran vokasi yang menghubungkan teori ilmiah dengan implementasi di lapangan. kerja nyata.

Sisi kepedulian sosial dan kemasyarakatan juga diintegrasikan melalui agenda community service (pengabdian kepada masyarakat) yang berlokasi di Kampung Keramik Dinoyo, Malang. Dalam kegiatan ini, mahasiswa UiTM bersama sivitas akademika Fakultas Vokasi UB membaur bersama perajin lokal untuk mengikuti workshop pembuatan keramik tradisional.

Selain pelestarian budaya, mereka juga berkontribusi nyata memberikan pelatihan digital marketing bagi para pelaku UMKM keramik setempat. Materi edukasi difokuskan pada strategi branding melalui media sosial serta optimalisasi pemanfaatan platform e-commerce demi mendongkrak daya saing dan jangkauan pasar produk lokal di era digital transformation.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Decent Work and Economic Growth dan SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure. Melalui pelatihan digital marketing dan optimalisasi platform e-commerce, para pelaku UMKM keramik didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pada saat yang sama, pemanfaatan teknologi digital dalam promosi dan pemasaran produk keramik menjadi bagian dari penguatan inovasi usaha kecil berbasis industri kreatif lokal, sehingga sejalan dengan upaya membangun ekosistem vokasi yang adaptif terhadap transformasi digital dan kebutuhan industri masa depan.

Sebagai pelengkap pengalaman universal, program ini dilengkapi dengan sesi cultural exchange dan city tour menyusuri kawasan cagar budaya ikonik Kota Malang, yaitu Kayutangan Heritage District. Melalui penjelajahan historis ini, para delegasi internasional tidak hanya mengenal lingkungan akademis Universitas Brawijaya, melainkan juga berinteraksi langsung dan menyelami kekayaan budaya serta dinamika sosial kemasyarakatan lokal. (*)

Editor : A. Nugroho
#Akademik #kolaborasi #ASEAN #UB