MALANG, RADAR MALANG – Pengumuman penerimaan mahasiswa baru menjadi awal bagi ribuan calon mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) untuk mempersiapkan kehidupan di Kota Malang. Bagi mahasiswa yang berasal dari luar daerah, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sejak awal adalah tempat tinggal. Universitas Brawijaya menyediakan beberapa pilihan asrama resmi yang dapat menjadi alternatif hunian selama menempuh pendidikan.
UB Sediakan Beberapa Pilihan Asrama Mahasiswa
Universitas Brawijaya menyediakan fasilitas hunian baik untuk mahasiswa Indonesia maupun mahasiswa internasional. Salah satu pilihan yang tersedia adalah Griya Brawijaya, yang menjadi kompleks asrama utama di lingkungan kampus.
Baca Juga: Selama Setahun, UM Tutup Satu Prodi
Secara keseluruhan, Griya Brawijaya memiliki 433 kamar yang tersebar di tiga lokasi. Asrama putri menjadi lokasi dengan kapasitas terbesar, yakni 214 kamar yang terbagi dalam Gedung A, B, C, dan D. Beberapa kamar di Gedung C juga dikhususkan bagi mahasiswa internasional. Selain itu terdapat Rusunawa UB sebagai asrama putra dengan total 103 kamar, serta Rusunawa UB Dieng yang menyediakan 56 kamar untuk mahasiswi.
Bagi mahasiswa internasional, UB juga menyediakan Griya Kertabhumi. Gedung empat lantai ini diperuntukkan bagi mahasiswa laki-laki dengan sistem dua penghuni setiap kamar. Setiap lantai dilengkapi dapur bersama dan kamar mandi bersama. Biaya sewanya sebesar Rp1,35 juta per orang per bulan. Harga serupa juga berlaku di Griya Brawijaya International Dormitory, yakni Rp1,35 juta per orang per bulan dengan sistem dua penghuni setiap kamar.
Biaya Asrama Beragam, Bisa Disesuaikan Kebutuhan
Mahasiswa domestik memiliki beberapa pilihan biaya sewa sesuai jenis kamar dan jumlah penghuni. Untuk Asrama Putri Griya Brawijaya, setiap kamar maksimal ditempati dua orang. Tarif kamar bersama berkisar antara Rp6,3 juta hingga Rp7,2 juta per orang per tahun, sedangkan kamar yang ditempati sendiri berkisar Rp12,6 juta hingga Rp14,4 juta per tahun, tergantung lantai.
Sementara itu, Rusunawa Putra UB memiliki kapasitas maksimal tiga penghuni setiap kamar. Tarif paling ekonomis untuk kamar bertiga berada di kisaran Rp6,3 juta–Rp7,2 juta per orang per tahun. Sedangkan apabila ditempati sendiri, biaya sewanya mencapai Rp18,9 juta hingga Rp21,6 juta per tahun.
Baca Juga: Bukan Sekadar Perkenalan, Minggu Pertama Sekolah Jadi Fondasi Semangat Belajar Anak
Adapun Rusunawa UB Dieng juga menerapkan sistem maksimal tiga penghuni dengan tarif mulai Rp6,2 juta per orang per tahun untuk kamar bertiga hingga Rp18,6 juta per tahun jika ditempati sendiri. Pembayaran biaya sewa dilakukan di muka untuk satu tahun, namun pihak pengelola juga memberikan opsi pembayaran per semester.
Mahasiswa Wajib Mematuhi Tata Tertib Asrama
Selain menyiapkan biaya, calon penghuni juga perlu memahami aturan yang berlaku selama tinggal di asrama. Pengelola menetapkan jam penerimaan tamu mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, sedangkan seluruh penghuni diwajibkan sudah berada di kamar pada pukul 23.00 WIB.
Mahasiswa juga diwajibkan menjaga kebersihan kamar, merawat seluruh fasilitas, menghormati sesama penghuni, serta mematuhi seluruh tata tertib yang berlaku. Pengelola menyatakan bahwa penghuni yang melanggar aturan dapat dikenai sanksi hingga diminta meninggalkan asrama.
Dengan berbagai pilihan lokasi, kapasitas, serta biaya yang tersedia, asrama Universitas Brawijaya dapat menjadi alternatif tempat tinggal yang praktis bagi mahasiswa baru, terutama mereka yang berasal dari luar Kota Malang.
Editor : Aditya Novrian