Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Masuk Masa Transisi, Wali Asuh Sekolah Rakyat Lakukan Home Visit ke Rumah-Rumah Pelajar

Nabila Amelia • Rabu, 15 Juli 2026 | 19:03 WIB
RINDU SEKOLAH: Ananda Dian Ayu Sekar Arum, pelajar yang berdomisili di Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kedungkandang mendapat home visit dari guru Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16, kemarin. (Darmono/Radar Malang)
RINDU SEKOLAH: Ananda Dian Ayu Sekar Arum, pelajar yang berdomisili di Jalan KH Malik Dalam, Kedungkandang mendapat home visit dari guru Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16, kemarin. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Para wali asuh di sekolah rakyat (SR), termasuk Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 memiliki rutinitas baru. Sejak libur sekolah sampai 29 Juli nanti, mereka door to door mendampingi siswa-siswi di rumah. Itu dilakukan karena adanya masa transisi.

Kepala SRMP 16 Kota Malang Rida Afrilyasanti mengatakan, masa transisi sebenarnya merupakan masa perpindahan dari SR rintisan ke SR permanen. Namun, karena di Kota Malang belum ada bangunan SR permanen, dilaksanakan kegiatan pembelajaran dan pengasuhan masa transisi.

”Kegiatannya dilakukan setiap hari dari Senin sampai Jumat,” sebut Rida. Diawali dengan sapa pagi oleh wali kelas. Tujuannya untuk memastikan para siswa siap belajar dan menyelesaikan tugas harian.

Selanjutnya baru pembelajaran terbimbing oleh seluruh guru dan wali kelas. Untuk pembelajaran terbimbing berlangsung melalui home visit, Google Meet, maupun video call.

Kemudian diakhiri dengan sapa malam yang dilakukan wali asuh dan asrama. Saat sapa malam, para siswa diajak untuk merefleksikan kegiatan harian sekaligus memastikan seluruh tugas selesai. 

”Nanti pada 30 Juli, para siswa sudah masuk ke SR secara normal,” sambung Rida. Dia menambahkan, untuk memastikan seluruh kebiasaan positif selama di SRMP 16 Kota Malang teraplikasikan di rumah, pihaknya menerjunkan wali asuh selama masa transisi. Wali asuh rutin melakukan home visit untuk membantu para siswa yang kesulitan.

Salah satunya yakni Erina Kurniawati. Selama masa transisi, dia berkeliling dari satu rumah ke rumah siswa lainnya. ”Yang pernah saya datangi rumah siswa di kawasan Buring, Bethek, Bunulrejo, hingga Merjosari yang berdekatan dengan Dau,” kata dia.

Erina biasanya mulai berkeliling dari pagi sampai siang. Dia biasanya mengunjungi para siswa yang kesulitan dalam penyelesaian tugas harian. ”Lalu saya juga memastikan anak-anak menjalankan tugas dalam buku harian, soal literasi, hingga project menanam tumbuhan,” imbuhnya.

Kemarin (14/7), Erina mendatangi salah satu siswi yang tinggal di Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang. Siswi itu bernama Ananda Dian Ayu Sekar Arum.

Arum mengaku senang bisa bersekolah di SRMP 16 Kota Malang. Termasuk mengikuti pembelajaran pada masa transisi. ”Saya dapat fasilitas laptop untuk belajar. Lalu peralatan sekolah seperti seragam, mukena, sepatu, sampai peralatan belajar gratis,” cerita dia.

Selama masa transisi, Arum mengaku rindu bersekolah dengan siswa-siswi lainnya. Dia juga ingin segera masuk agar bisa mengikuti ekstrakurikuler badminton. (mel/by)

 

 

 

Editor : Bayu Mulya Putra
srmp 16 kota malang sekolah rakyat kota malang home visit sekolah rakyat Sekolah Rakyat pendidikan kota malang