Bangun Karakter Islami Melalui Budaya Sekolah, SDI Surya Buana Cetak Generasi Berakhlakul Karimah

Kholid Amrullah • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 20:31 WIB
BANGUN KARAKTER:
Siswa SDI Surya Buana Malang mengikuti rangkaian kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Tahfidz Juz 30, 29, 28 serta Gelar Prestasi Murid Kelas 6.
BANGUN KARAKTER: Siswa SDI Surya Buana Malang mengikuti rangkaian kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Tahfidz Juz 30, 29, 28 serta Gelar Prestasi Murid Kelas 6.

KOTA MALANG, SDI SURYA BUANA - Membentuk peserta didik yang cerdas tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Berangkat dari keyakinan tersebut, SDI Surya Buana Malang menjadikan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam seluruh proses pembelajaran. Berbagai pembiasaan yang diterapkan sejak siswa datang hingga pulang sekolah menjadi bagian dari budaya sekolah yang terus dibangun untuk membentuk generasi berakhlakul karimah.

Kepala SDI Surya Buana Malang Endang Suprihatin, S.S., S.Pd. mengatakan, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan membentuk karakter yang melekat hingga peserta didik tumbuh dewasa.

"Karakter tidak cukup diajarkan melalui teori. Anak-anak perlu dibiasakan melakukan hal-hal baik setiap hari. Apa yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan mereka," ujarnya.

Endang Suprihatin, S.S, S.Pd.
Kepala SDI Surya Buana Malang
Endang Suprihatin, S.S, S.Pd. Kepala SDI Surya Buana Malang

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai pembiasaan yang menjadi budaya sekolah. Setiap pagi siswa disambut dengan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) sebagai bentuk penanaman sikap hormat dan kepedulian terhadap sesama. Selanjutnya, siswa mengikuti pembelajaran Al-Qur'an menggunakan metode Ummi, program tahfidz yang terintegrasi dalam kurikulum, salat Dhuha berjamaah, hingga berbagai aktivitas keagamaan yang menjadi bagian dari keseharian warga sekolah.

Pembentukan karakter juga dilakukan melalui hal-hal sederhana yang sering kali luput dari perhatian. Salah satunya adalah pembiasaan makan siang bersama di kelas. Sebelum makan, siswa dibiasakan mencuci tangan dan berdoa. Selama makan mereka diajarkan mengambil makanan secukupnya, menjaga adab, tidak menyisakan makanan, serta mengakhiri kegiatan dengan doa bersama. Melalui kebiasaan tersebut, sekolah menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, rasa syukur, serta kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Tidak hanya itu, SDI Surya Buana juga mengembangkan berbagai program yang mendukung pembentukan karakter peserta didik. Melalui Business Day, siswa belajar kejujuran, tanggung jawab, dan jiwa kewirausahaan. Program Gemash (Gemar berShodaqoh berHadiah) membiasakan siswa untuk berbagi kepada sesama, sementara kegiatan Pesantren Ramadan (Permata), No Bullying Campaign, serta berbagai kegiatan sosial menjadi media pembelajaran agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Menurut Endang, keberhasilan membangun karakter tidak dapat dilakukan sekolah seorang diri. Karena itu, SDI Surya Buana melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta orang tua melalui berbagai program parenting dan pembinaan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang selaras antara rumah dan sekolah sehingga nilai-nilai karakter yang diajarkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

PENGUATAN KARAKTER: Pembelajaran Al-Qur
PENGUATAN KARAKTER: Pembelajaran Al-Qur'an menjadi bagian dari budaya sekolah yang diterapkan SDI Surya Buana untuk membentuk akhlakul karimah.

Komitmen SDI Surya Buana dalam membangun budaya karakter juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Juara 1 Favorit School Religious Culture (SRC) Tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan Kementerian Agama. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa budaya religius yang diterapkan di sekolah tidak hanya menjadi program, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan seluruh warga sekolah.

Saat ini SDI Surya Buana Malang memiliki 606 siswa yang didampingi 48 guru dan tenaga kependidikan. Berbagai program pembiasaan yang diterapkan menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan slogan “We Are Preparing Future Islamic Leaders.” Melalui semangat tersebut, SDI Surya Buana terus berupaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Harapan kami, setiap lulusan SDI Surya Buana tidak hanya membawa prestasi akademik, tetapi juga membawa nilai-nilai akhlakul karimah dalam setiap langkah kehidupannya. Karena itulah tujuan utama pendidikan yang kami bangun di sekolah ini," pungkas Endang. (akb)

Editor : Kholid Amrullah
SDI Surya Buana School Religious Culture anugerah pendidikan Kota Malang Karakter Islami