Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sopir Mengantuk, Truk Terjun ke Sungai Pamotan Dampit Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 8 November 2023 | 21:00 WIB

 

PENGEMUDI SELAMAT: Truk bernopol N 8931 UY masih berada di bawah jembatan Desa Pamotan, Kecamatan Dampit kemarin siang. Truk itu baru bisa dievakuasi sekitar pukul 17.00.
PENGEMUDI SELAMAT: Truk bernopol N 8931 UY masih berada di bawah jembatan Desa Pamotan, Kecamatan Dampit kemarin siang. Truk itu baru bisa dievakuasi sekitar pukul 17.00.

KABUPATEN - Butuh waktu sekitar 23 jam untuk mengevakuasi truk bernopol N 8931 UY yang terperosok ke sungai di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. Truk yang dikemudikan Suliadi, 57, warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading itu nyemplung di sana pada Senin (6/11) sekitar pukul 18.00.

Pengemudinya juga ikut terperosok. Beruntung, dia masih selamat dan hanya mendapat luka ringan di beberapa bagian tubuhnya. Seperti luka di wajah bagian kiri dan punggungnya. Diduga, kecelakaan tunggal itu terjadi karena sang pengemudi mengantuk.

Badan truk baru bisa dievakuasi kemarin (7/11) sekitar pukul 17.00. Jurang di bawah jembatan sedalam tujuh meter lah yang menyulitkan proses evakuasi. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di lokasi, Terlihat di bagian tengah pembatas jembatan hancur dan hanya menyisakan beberapa patok saja.

Kapolsek Dampit AKP Agung Hartawan menyebut bila truk itu hanya berisi satu orang, yakni pengemudinya. Berdasar keterangan yang digali pihaknya, korban bersama truknya melaju dari arah Kepanjen menuju Dampit dengan kecepatan sedang. ”Diduga pengendara mengantuk sehingga kehilangan kesadaran dan tidak menguasai kendaraannya,” kata Agung.

Laju kendaraan itu pun berakhir di bawah jembatan yang biasa disebut Jurang Klampok oleh warga sekitar. Agung menyebut bila korban tidak ingat sama sekali kecelakaan tersebut. ”Korban sempat pingsan, dan terbangun saat masih berada di bawah jembatan,” terangnya.

Yani, 49, salah satu warga sekitar mengatakan bila korban dibantu beberapa tetangganya untuk naik ke atas jembatan. ”Evakuasi korban butuh waktu sekitar 15 menit karena medannya memang menanjak,” kata dia. Evakuasi dilakukan dengan cara menandu korban. ”Pakai sarung dari rumah dan ada bambunya,” tambahnya. Dilihat dari kondisi truk, dia menduga bila korban hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Ampelgading. ”Karena kondisi bak (truknya) kosong,” imbuhnya. (iza/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#dampit #truk terjun ke sungai #malang