Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sempat Mengeluh Asma, Driver Ojol di Malang Ditemukan Gantung Diri

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 19 Agustus 2024 | 20:40 WIB

Seorang Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas Bunuh Diri
Seorang Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Informasi dalam artikel ini tidak bermaksud untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan diri ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

MALANG KOTA - Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kota Malang.

Kali ini korbannya seorang pengemudi ojek online bernama SRP, 24, warga Desa Kedungbendo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

SRP ditemukan tewas tergantung di lantai tiga rumah kos Jalan Joyosari, Kecamatan Lowokwaru, kemarin (18/8).

Saat ditemukan, tubuh SRP yang mengenakan setelan celana jeans dan kaus hitam tampak melayang kisaran sepuluh sentimeter dari tanah.

Di lehernya terlilit tali berwarna putih.

Baca Juga: Pegawai DLH Kota Malang Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Derita Sakit Kepala Berkepanjangan

Di samping korban ada sebuah pisau besar sepanjang 16 sentimeter dan sebuah ponsel.

”SRP saya temukan dalam keadaan gantung diri. Lidahnya tergigit dan ada sperma di kemaluannya,” ucap Agnes Alfian, 32, teman satu kos korban.

Alfian mengaku tak menyangka temannya akan melakukan bunuh diri.

Sebab, pada Sabtu malam (17/8) SRP masih nongkrong bersama teman-teman driver ojek online.

Sempat mengeluh asmanya kambuh, SRP lantas meminta salah seorang temannya mengantarkan pulang.

SRP pamit dan diantar pulang sekitar pukul 20.00, setelah itu tidak bisa dihubungi lagi.

Sekitar pukul 03.00 dini hari, Alfian yang merasa khawatir mencoba mengecek kamar SRP.

Kebetulan pintunya dalam kondisi sedikit terbuka.

Ternyata korban tidak ada di dalam kamar.

Alfian semakin khawatir dan berusaha mencari temannya itu ke tempat lain.

Akhirnya, SRP ditemukan di tempat menjemur baju lantai tiga rumah kos.

Kondisinya menggantung dan sudah tak bernyawa.

Alfian langsung melaporkan kejadian itu kepada pemilik rumah kos.

Baca Juga: 7 Tahun Berlalu, 6 Terdakwa Pembunuhan Zulfarhan Osman Divonis Hukuman Gantung oleh Pengadilan Tinggi Malaysia: Keren Hukumnya Gak Kaya di Negaraku

“Setahu saya SRP memang punya asma akut. Kalau masa- lah lain sepertinya tidak ada,” ujar Alfian saat ditanya masalah yang mungkin melatarbelakangi kasus bunuh diri rekannya.

Hingga kemarin sore polisi juga belum bisa memastikanmotif apa yang menyebabkankorban mengakhiri hidup, selain karena sakit asma.

Polisi juga masih menunggu keluarga korban dari Bojonegoro untuk penyelidikan lebih lanjut.

”Kami membawabarang bukti tali yang digunakan korban untuk gantung diri dan ponsel korban,” ujar Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo. (aff/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Ojek Onlie #asma #Kota Malang #bunuh diri