Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lansia Meninggal setelah Terperosok ke Septic Tank

Bayu Mulya Putra • Minggu, 15 Desember 2024 | 19:00 WIB
NAHAS: Proses evakuasi korban yang terperosok ke septic tank di Jalan Selorejo, Kecamatan lowokwaru memakan waktu beberapa  jam. petugas mendapati korban berada di dasar lubang.
NAHAS: Proses evakuasi korban yang terperosok ke septic tank di Jalan Selorejo, Kecamatan lowokwaru memakan waktu beberapa jam. petugas mendapati korban berada di dasar lubang.

MALANG KOTA – Puluhan warga tampak mendatangi rumah nomor E21 di Jalan Selorejo Gang 5E, RT 3/RW 6, Kecamatan Lowokwaru, kemarin siang (14/12), sekitar pukul 11.00.

Mereka datang karena penasaran dengan kabar terperosoknya lansia ke lubang septic tank di rumahnya sendiri.

Korban diketahui bernama Suprastowo Woerradi Poetra, 70.

Pria yang biasa disapa dengan nama Totok itu dinyatakan meninggal dunia.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di lokasi, letak lubang septic tank itu berada di samping halaman rumah korban.

Lubang tersebut sebenarnya sudah ditutupi beberapa lapisan.

Paling atas ada beton cor tipis. Lalu dilapisi dengan tanah uruk.

Di lokasi, tampak tutup dari beton cor bergeser dari tempat yang seharusnya.

”Tutupnya itu (bergesar) karena di pindah tukang yang menguruk tanah di sana,” kata Yuni, salah satu tetangga korban.

Dari informasi yang di dapat koran ini, lubang septic tank itu awalnya adalah lubang pembuangan sampah.

Kedalamannya sekitar tujuh meter.

Totok selaku pemilik rumah ingin mengganti fungsinya beberapa hari lalu.

Yuni menyebut bahwa korban jatuh ke lubang saat tengah menyiram tempat tersebut.

”Posisinya berdiri saat itu. Mungkin maksudnya mau memadatkan tanah uruk di bagian atas. Tapi tahu tahu terperosok,” terang dia.

Proses evakuasi korban cukup memakan waktu.

Dimulai pukul 11.16, dan berakhir sekitar pukul 15.41.

Petugas awalnya menyiapkan tripod untuk mengangkat korban dari dalam lubang.

Dimas Rizky Mubarok, anggota UPT Damkar Kota Malang mengatakan, posisi korban sudah terpendam sampai dasar.

”Begitu kepalanya terlihat, kami coba panggil nama dan menepuknya, namun tidak ada respons. Dicek nadinya ternyata sudah tidak ada tanda tanda kehidupan,” ucap Dimas.

Tepat pukul 15.41, korban bisa diangkat petugas.

”Posisi terakhir korban setengah duduk,” tambahnya.

Jenazah korban langsung disucikan dan dimakamkan pihak keluarga. (biy/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Terperosok #septic tank #Kota Malang #lansia