PAKISAJI – Remaja pengendara sepeda motor asal Pakisaji mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karangduren, kemarin (7/3).
Nyawa bocah 13 tahun itu tidak terselamatkan setelah motor yang dikendarainya menabrak pohon di tepi jalan.
Kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 12.30.
Ketika dievakuasi, korban masih berseragam Pramuka.
Diduga dia pulang dari sekolah.
”Saat anggota ke lapangan, motor itu sudah dibawa keluarga korban. Di lokasi juga sudah bersih. Jadi belum sempat kami catat nopol kendaraannya,” kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin.
Berdasar keterangan saksi, korban melaju dari arah timur menuju barat.
Kondisi jalan menikung ke kanan, tapi korban melaju dengan kecepatan kencang antara 60 sampai 70 kilometer per jam.
Diduga tidak fokus dalam berkendara, Anugrah tidak dapat menguasai laju kendaraannya.
“Akhirnya korban menabrak sebuah pohon besar di bahu jalan sebelah kiri,” imbuh Samsul.
Kejadian tersebut menyebabkan sepeda motor Honda Beat milik korban ringsek di bagian depannya.
Sedangkan kondisi korban mengalami luka serius di bagian kepala.
Korban sempat dievakuasi tim medis ke IGD RS Wava Husada di Kepanjen, namun nyawanya tidak tertolong.
“Dia meninggal dunia tidak lama setelah mendapatkan perawatan. Setelah itu, korban langsung kami bawa ke kamar jenazah RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan visum et repertum (VER),” ujar mantan KBO Satlantas Polres Malang itu.
Kini perkara tersebut dalam penyelidikan kepolisian.
Lantaran polisi harus mene mui keluarga korban yang masih berduka.
Setidaknya untuk melengkapi kronologi kejadian. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho