BATU - Entah dari mana balon udara besar dengan warna merah dan putih yang tersangkut di atap rumah warga di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Selasa (1/4). Akibatnya, balon tersebut membuat listrik dari Songgoriti sampai Pujon mati.
Beruntungnya mati listrik tidak berlangsung lama. Menurut Manager PLN ULP Batu Catur Surya Dharma Suryana, pihaknya mendapat laporan bahwa listrik dari Songgoriti sampai ujung ke arah Kecamatan Pujon, tepatnya Dusun Dadapan dan Dusung Ngebrong padam.
"Padamnya pukul 05.59 sampai pukul 06.04," ucap Catur. Kemudian, pihaknya melakukan penelusuran terkait penyebab padamnya listrik di sekitar sana.
Penyebab padamnya listrik berhasil ditemukan pada pukul 07.39. Saat itu, PLN ULP Batu mendapat laporan bahwa ada balon udara yang jatuh di rumah warga di Desa Pandesari.
Setelah mendapat laporan, pihaknya pun segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Rupanya balon udara tersebut mengenai jaringan hingga menyebabkan percikan api. "Kami pun melakukan penanganan. Kondisi akhirnya pulih pada pukul 09.00," jelas Catur.
Pasca kejadian balon udara, Catur mengimbau agar masyarakat tidak bermain layang-layang atau balon udara di dekat jaringan listrik. Hal tersebut sesuai dengan Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2019 tentang Ruang Bebas dan Jarak Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi. (mel)
Editor : A. Nugroho