RADAR MALANG - Kapal layar pelatihan milik Angkatan Laut Meksiko ARM Cuauhtémoc mengalami kecelakaan tragis dengan menabrak Jembatan Brooklyn di New York City pada sabtu (17/5) malam waktu setempat.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 20.26 waktu setempat saat kapal sedang berlayar di East River.
Itu setelah meninggalkan South Street Seaport dalam rangka tur pelatihan dan kunjungan diplomatik.
Kapal Cuauhtémoc, yang memiliki tinggi tiang sekitar 45 meter, kehilangan daya mesin dan mulai melaju mundur tanpa kendali.
Baca Juga: Carlo Ancelotti dan Tugasnya Merevolusi Tim Brasil Hingga Juara Piala Dunia, Mainkan 5 Striker?
Akibatnya, tiang-tiang kapal menghantam bagian bawah Jembatan Brooklyn, menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur kapal.
Meskipun demikian, jembatan berusia 142 tahun tersebut tidak mengalami kerusakan struktural serius dan dibuka kembali untuk lalu lintas setelah inspeksi menyeluruh.
Dua awak kapal, yaitu taruna Angkatan Laut Meksiko América Yamileth Sánchez (21 tahun) dan pelaut Adal Jair Marcos, meninggal dunia akibat insiden ini.
Selain itu, 19 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Sidang P Diddy Memanas: Kesaksian Cassie Ventura Sebut Deretan Selebriti Ternama
Tim penyelamat dari FDNY, NYPD, dan Penjaga Pantai AS segera merespons kejadian ini, mengevakuasi dan memberikan perawatan medis kepada para korban.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kehilangan daya mesin menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
Otoritas Transportasi Nasional AS (NTSB) bersama dengan Angkatan Laut Meksiko sedang melakukan investigasi mendalam untuk menentukan penyebab pasti dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga mereka. (rsy)
Editor : Aditya Novrian