Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Pemancing Tenggelam Dihantam Ombak di Pantai Watulepek: Satu Selamat, Satu Meninggal, Satu Masih Hilang

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 11 Juli 2025 | 16:59 WIB
OMBAK BESAR: Personel Satpolairud Polres Malang, tim SAR, dan relawan memantau perairan di sekitar Pantai Watulepek, Kecamatan Gendangan, Kabupaten Malang, untuk mencari pemancing yang tenggelam dihan
OMBAK BESAR: Personel Satpolairud Polres Malang, tim SAR, dan relawan memantau perairan di sekitar Pantai Watulepek, Kecamatan Gendangan, Kabupaten Malang, untuk mencari pemancing yang tenggelam dihan

KABUPATEN – Tiga pemuda tenggelam setelah dihantam ombak saat memancing di Pantai Watulepek, Kecamatan Gendangan, Kabupaten Malang, kemarin pagi (10/7), sekitar pukul 08.00. Satu orang berhasil diselamatkan. Satu korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Sementara satu pemancing lainnya masih dalam pencarian hingga kemarin petang.

Pemancing yang selamat bernama Febri Fajar Fadilah, 17. Kemudian yang ditemukan dalam kondisi meninggal adalah Arya Maulana Akbar Ariski, 18. Sementara korban yang masih hilang Mustakim Wicaksono, 17. Ketiganya merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

PLH Kasatpolairud AKP Yoni Pribadi menjelaskan, tiga pemuda itu berangkat memancing dari rumah Arya sekitar pukul 06.00. Mereka pergi menggunakan dua sepeda motor. ”Ketiganya tiba di pantai pukul 07.30 pagi," kata Yoni.

Setelah menitipkan sepeda motor, mereka bersiap memancing dari atas batu karang. Tiba-tiba datang ombak besar menghantam ketiganya pemuda tersebut. Berdasar keterangan Febri, ombak datang tanpa mereka sadari lantaran sedang membetulkan alat pancing.

Febri sempat tidak sadar setelah dihantam ombak dan jatuh ke perairan. ”Setelah sadar, korban merasa pusing dan pandangannya gelap. Doa juga tidak melihat korban lainnya," terang Yoni.

Yang diingat Febri, dia terempas ke pantai setelah dihantam ombak. Kemudian dia ditolong warga sekitar bernama Wawan. ”Korban menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas Gedangan,” tambah Yoni.

Satpolairud Polres Malang bersama tim SAR Kabupaten Malang langsung melakukan pencarian setelah mendapat laporan. Sekitar pukul 13.40, mereka menemukan Arya Maulana Akbar Ariski di perairan dalam kondisi meninggal. Jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi korban memancing. ”Ditemukan luka-luka pada jasad korban,” jelas Yoni.

Tim gabungan juga terus melakukan pencarian terhadap Wahyu Mustakim. Penyisiran dilakukan di sepanjang pantai maupun laut. ”Kami berusaha segera menemukan korban yang masih hilang," tandas Yoni. (yad/fat)

Editor : A. Nugroho
#Polres Malang #pemancing #tenggelam #Pantai