SIDOARJO – Angin ”mengamuk” di Kota Delta pada Sabtu (3/1) sore. Sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan gara-gara diterjang angin kencang. Akibat cuaca ekstrem, lima pohon juga timbang dan menyebabkan empat kendaraan roda empat rusak usai tertimpa.
Dari informasi, dampak paling parah terjadi di Jalan Mojopahit, Kecamatan Sidoarjo, dan sejumlah desa di Candi. Di Jalan Mojopahit, Sidoarjo, pohon sono berukuruan 10 meter tumbang menutup dua jalur.
Dua mobil yaitu Avanza putin dengan nopol N 1552 SU dan Accord hitam bernopol L 1849 TG ikut tertimpa pohon. Kondisi paling parah dialami Avanza putih yang berisi penumpang empat orang. ”Alhamdulillah semua selamat. Perlu lima jam jam untuk evakuasi,” kata Humas Damkar BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu kemarin (4/1).
Selain di Jalan Mojopahit, beberapa pohon berukuran besar tumbang juga menimpa kendaraan di Candi. ”Di sana (Candi, Red), dua pohon tumbang menimpa dua mobil,” tambah Yoli.
Hingga kemarin, petugas BPBD Sidoarjo bersama Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) masih membersihkan sisa-sisa potongan kayu dan akar pohon di sekitar lokasi. Sejumlah pohon yang rawan tumbang juga dicek.
BPBD mencatat sebelas rumah yang rusak tersebar di Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi. Di Tanggulangin, kerusakan terjadi di Desa Banjarpanji dengan total tiga rumah dan satu tempat usaha berupa kandang. Sementara di Kecamatan Candi, delapan rumah warga dilaporkan rusak bagian atapnya.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Sidoarjo juga menyalurkan bantuan terpal kepada warga terdampak. BPBD mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem. ”Personel kami siagakan dalam masa peringatan cuaca ekstrem hingga 10 hari kedepan,” paparnya. (eza/hen/adn)
Editor : Aditya Novrian