MALANG, RADAR MALANG - Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara dunia, tetapi juga diharapkan mampu mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap sepak bola, khususnya di Amerika Serikat dan Kanada.
Performa positif tim nasional kedua negara pada fase awal turnamen turut menciptakan antusiasme yang lebih besar di kalangan pendukung. Kehadiran turnamen sepak bola terbesar di dunia di kandang sendiri dinilai menjadi kesempatan penting untuk memperluas basis penggemar olahraga tersebut.
Baca Juga: Setelah Absen Dua Laga, Neymar Siap Jalani Debut di Piala Dunia 2026
Selama ini, olahraga seperti American football, basket, baseball, dan ice hockey masih menjadi pilihan utama masyarakat Amerika Utara. Meski demikian, popularitas sepak bola terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir, didukung oleh penyelenggaraan kompetisi domestik, meningkatnya jumlah pemain muda, serta kehadiran berbagai turnamen internasional.
Jika tren tersebut terus berlanjut, bukan tidak mungkin sepak bola akan semakin sering menjadi topik pembicaraan di tengah masyarakat, baik di media sosial maupun dalam keseharian. Hal serupa pernah terjadi di Jepang, di mana baseball tetap menjadi olahraga utama, namun sepak bola juga berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki basis penggemar besar.
Baca Juga: Kantor Polisi Jadi Tempat Nobar Piala Dunia, Ini Fasilitas yang Disiapkan Polres Malang
Meski demikian, peningkatan popularitas sebuah olahraga umumnya tidak terjadi dalam waktu singkat. Diperlukan proses yang panjang, mulai dari pembinaan usia dini, keberhasilan tim nasional, hingga konsistensi penyelenggaraan kompetisi agar sepak bola semakin mengakar di Amerika Serikat dan Kanada. Dengan momentum Piala Dunia 2026, peluang ke arah tersebut dinilai semakin terbuka.
Editor : Aditya Novrian