KEPANJEN - Perencanaan pembangunan tahun 2025 di Kabupaten Malang sudah mulai dibahas dalam forum perangkat daerah (PD).
Dari ribuan usulan yang masuk, sebagian besar masih didominasi proyek infrastruktur.
Sementara Pemkab Malang, selain fokus pembangunan infrastruktur namun juga memprioritaskan bidang pendidikan dan kesehatan.
Hal itu menjadi pembahasan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kecamatan Kepanjen.
Baca Juga: Bappeda Kota Malang : Manfaatkan Sampah Organik Rumah untuk Urban Farming
Bupati Malang H M. Sanusi menekankan, dalam perencanaan pembangunan 2025, Perangkat Daerah (PD) dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
PD sebagai pelaksana juga harus menyesuaikan kemampuannya dalam menyusun rencana pembangunan, utamanya dari segi pembiayaan.
“Prioritasnya tetap, yaitu infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Malang itu.
Menurutnya, salah satu permasalahan di Kabupaten Malang adalah kualitas jalan, jembatan, dan drainase yang masih belum memadai.
Baik karena bencana alam maupun pembebanan berlebih.
”Sebagai contoh, Jalan Rajekwesi, Kecamatan Kalipare yang rusak akibat longsor belum lama ini,.” terangnya.
Karena itu, segala upaya harus dilakukan agar usulan perbaikan infrastruktur bisa dipenuhi untuk program tahun depan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto memaparkan, sudah terdapat 3.180 usulan dari 33 PD.
Ribuan usulan tersebut telah diverifikasi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Usulan terbanyak ada dari DPKPCK (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya) dengan 655 usulan. Sedangkan, terbanyak kedua dari Dinas PU Bina Marga dengan 549 usulan,” ujarnya.
Usulan tersebut mayoritas dari bidang infrastruktur, utamanya jalan.
Baik yang termasuk jalan lokal maupun jalan lingkingan.
“Jika ditotal, semua usulan tersebut bernilai Rp 500 miliar,” kata dia. (yun/nay)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana