Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bapenda Kabupaten Malang sudah 120 Kali Menyapa Warga

A. Nugroho • Minggu, 25 Mei 2025 | 17:05 WIB
TERTIB BAYAR PAJAK: Petugas dari Bapenda Kabupaten Malang melayani warga yang membayar pajak di Balai Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon
TERTIB BAYAR PAJAK: Petugas dari Bapenda Kabupaten Malang melayani warga yang membayar pajak di Balai Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon

KEPANJEN – Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang untuk mendongkrak setoran pajak. Salah satunya melalui giat Bapenda Menyapa Warga (BMW).

Sejak dimulai pada 2022 lalu, bapenda sudah menggelar sekitar 120 kali BMW di berbagai desa. Selain melayani pembayaran pajak, dalam giat itu juga dilakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya membayar pajak. Tahun ini kegiatan tersebut sudah dilaksanakan di beberapa desa.

Seperti Desa Pujon Lor, Ngingit, dan Pringu.

“Saya ingin bisa terlaksana 100 kali dalam tahun ini. Tapi, setidaknya, per minggu itu ada satu kali BMW,” ucap Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara ditemui beberapa waktu lalu Dia menyebut, pelaksanaan BMW juga tergantung kesiapan masing-masing desa.

ANTUSIASME: Warga antre di balai desa untuk mendapatkan pelayanan dari program BMW.
ANTUSIASME: Warga antre di balai desa untuk mendapatkan pelayanan dari program BMW.

Utamanya terkait pengelolaan database kependudukan. Sebab, dalam BMW juga ada layanan pembetulan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Masyarakat dapat mengajukan keberatan, mutase gabung, mutasi pecah, dan mutasi penuh SPPT.

Selain itu, juga dapat mengajukan pembatalan, pembetulan ejaan atau data WP, pembetulan luasbidang, pembetulan online, pendaftaran baru, pengaktifan NOP (Nomor Identitas Objek Pajak), hingga pengurangan SPPT. Itu bisa diajukan secara perorangan maupun kolektif.

“Database tersebut mempermudah kami dalam memberikan pelayanan,” kata pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Setiap kegiatan BMW, bapenda berinovasi meningkatkan ketertiban masyarakat dalam membayar pajak. Seperti di Desa Ngingit, WP taat pajak diberikan souvenir. Sedangkan saat BMW di Desa Pujon Lor, WP yang membayar menggunakan QRIS mendapat reward gula 1 kilogram.

Sementara, di Desa Pringu, WP taat pajak diberikan suvenir dan emas 0,05 gram. Pemberian reward tersebut dikolaborasikan dengan stakeholder lain, seperti Bank Jatim dan Pegadaian. Menurutnya, giat tersebut efektif untuk meningkatkan perolehan pajak.

Terbukti dengan perolehan pajak daerah yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2022, realisasi pajak sekitar Rp 402,32 miliar dan meningkat pada 2023 menjadi Rp 453,88 miliar. Peningkatan semakin signifikan pada 2024 yang mencapai Rp 528,99 miliar.

Tahun lalu, perolehan pajak memang melebihi target yang mencapai Rp 484,66 miliar. Sehingga capaiannya sekitar 109,15 persen. Sementara itu, saat ini pajak daerah sudah terealisasi Rp 231,74 miliar.

Dari target Rp 727,20 miliar, maka sudah tercapa  31,87 persen. Reward juga diberikan kepada WP taat pajak saat kegiatan BMW di tempat lain.

Editor : A. Nugroho
#BMW #bapenda kabupaten malang #sppt #Pemkab Malang