RADAR MALANG – Para menteri Kabinet Merah Putih mengadakan rapat tertutup di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, pada Selasa (17/3). Rapat tersebut bertujuan membahas koordinasi program strategis presiden.
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyatakan bahwa pertemuan ini adalah hasil lanjutan dari diskusi yang dilakukan oleh beberapa menteri bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di rumahnya yang terletak di Hambalang, Bogor, pada hari Minggu (8/3).
"Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita akan melanjutkan rapat terkait dengan perintah Bapak Presiden yang diberikan pada tanggal 8 Maret di Hambalang waktu itu," ujar Donny, dikutip dari Merdeka.com.
Sejumlah menteri yang hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri PAN dan RB Rini Widyantini, serta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Hadir pula Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya seperti Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Zudan Arif Fakrulloh dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Adininggar Widyasanti.
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan utama adalah kajian penambahan pegawai untuk mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden. Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajarannya untuk mengkaji kebutuhan tersebut, guna melaksanakan program-program utama, seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
Ia menambahkan, setelah proses perekrutan, para pegawai baru akan menjalani pendidikan dan pelatihan di lembaga yang dikelola oleh Kemhan. Hal ini dimungkinkan karena Kemhan memiliki sejumlah institusi pendidikan yang tersebar di berbagai daerah.
”Kami minta Kementerian Pertahanan sebagai salah satu kementerian yang memiliki fasilitas lembaga-lembaga pendidikan yang cukup banyak dan cukup tersebar untuk menjalankan pendidikan dan pelatihannya. Itulah kenapa rapat kami selenggarakan di Kementerian Pertahanan,” jelasnya, dikutip dari JawaPos.com.
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan penting dari seluruh kementerian yang diundang terkait program strategis pemerintah.
Editor : Aditya Novrian