Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rheza Arianto, Atlet asal Malang yang Menapaki Panggung UFC

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 6 Mei 2023 | 03:00 WIB
TANGGUH : Rheza Arianto atlet MMA asal Malang. (Muhammad Rheza Arianto for Radar Malang)
TANGGUH : Rheza Arianto atlet MMA asal Malang. (Muhammad Rheza Arianto for Radar Malang)
Rheza Arianto merupakan satu-satunya atlet se Jawa Timur yang masuk penjaringan menuju Mixed Martial Arts (MMA) dunia. Meski tak lolos hingga tahap akhir, dia sudah menunjukkan kemampuannya di olahraga tarung bebas itu.

GALIH R. PRASETYO

SUARA Reza terdengar parau kemarin pagi (4/5). Atlet berjuluk The Crazy Lion itu kecewa lantaran batal tampil Road to UFC 2 awal Mei ini. Padahal, dia sudah mempersiapkan segalanya sejak Februari lalu. ”Sebetulnya saya sulit menceritakan. Ya sedih, kecewa, dan marah bercampur-aduk,” katanya.

Sejatinya dia dijadwalkan bertanding melawan  Li Kaiwen di ajang Road to UFC 2, 27 Mei depan. Keduanya akan tampil di kelas featherweight MMA. Duel mereka rencananya dilangsungkan di salah satu kampus di Tiongkok.

Kini semuanya berakhir. Tak ada lagi harapan untuk bertanding di ajang bergengsi kelas dunia itu. Pihak UFC membatalkan keterlibatan Reza lantaran cedera dalam sparring di Amerika Serikat (AS) akhir April 2023 lalu. Dalam laga uji coba tersebut, Reza dikalahkan lawannya hingga tidak sadarkan diri.

”Diagnosis tim medis, saya mengalami gegar otak ringan,” kata atlet peraih medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 itu.

Jauh sebelumnya cedera dalam sparring pada April lalu, Reza sudah punya riwayat cedera. Kejadiannya tahun 2021. Anak pertama dari tiga bersaudara itu mengalami cedera lutut. Problem Medial Collateral Ligament (MCL) itu membuatnya harus absen hampir satu tahun dari ring pertandingan.

Cedera MCL dialami Rheza saat bertanding kick boxing international di Bali. Saat itu kakinya terkena hatam cukup keras dari lawannya fighter asal Inggris. ”Saat itu, saya sempat berpikir banting setir ke profesi lain,” kata Alumnus Pondok Pesantren As Salafi Jember.

Kesedihan atlet kelahiran Bumi Arema itu beralasan. Sebab, dia merupakan satu-satunya atlet dari Jawa Timur (Jatim) yang masuk penjaringan menuju MMA Fight Academy. Tentu UFC tidak asal dalam menjaring atlet berbakat.
Update IG Radar Malang : Muhammad Sukri D Saputro, Pelukis yang Terdampak Kebakaran Malang Plaza.

Reza masuk penjaringan karena punya sederet prestasi di dunia tarung bebas. Pada 2019, dia lolos audisi One Pride. Dalam 5 pertandingan, dia selalu menang. Rinciannya, empat kali menang TKO dan sekali menang poin.

Lewat kemenangan-kemenangan itulah, nama Rheza masuk dalam audisi untuk gabung MMA Fight Academy. Kegiatan yang dijalani pada Desember 2022 lalu itu berjalan tidak gampang. Dia harus melalui dua seleksi yang ketat.

Pertama, mendapatkan tiket untuk berangkat ke Amerika Serikat. Dalam fase itu, dia harus bertanding sejumlah fighter dari penjuru Indonesia. Sedangkan seleksi kedua, dia beradu kuat melawan 12 atlet asal Amerika Serikat. Nama yang berangkat ke negeri Paman Sam merupakan hasil seleksi tahap pertama. ”Dari 12 disaring 5 atlet. Alhamdulilah saya lolos," katanya.

Pada fase ini tidak hanya kekuatan di atas ring yang diuji. Tapi juga progres berlatih di AS juga dilihat tim pelatih MMA Fight Academy. Ini dilakukan lantaran saat Road to UFC lawannya adalah atlet-atlet MMA berasal dari penjuru dunia.

Berada di Amerika Serikat sejak Februari lalu, Rheza mendapatkan tempaan latihan yang cukup keras. Dalam seminggu berlatih lima kali, dengan setiap harinya ada dua sesi. Pada pagi hari berlatih fisik. Sedangkan saat sore hari berlatih teknik sampai game internal.

Selama berlatih di sana, dia harus beradaptasi dengan suhu udara yang dingin. Rata-rata menyentuh 12 derajat celsius pada pagi hari. Sedangkan malam hari mencapai 3-4 derajat celsius. "Saat latihan fisik di pagi hari, menu latihannya berlari di pantai," terang dia. Alhasil, rasa dingin yang dia rasakan lebih terasa.
Update IG Radar Malang : Estimasi Kerugian Kebakaran Malang Plaza Rp 56 M.

Tidak berhenti di situ, Rheza juga dituntut adaptasi dengan makanan. Kudapan bisa disantap sangat berbeda yang tersedia di Indonesia. Contohnya untuk karbohidrat tidak nasi. Tapi  diganti kentang dan roti. Dia juga tidak boleh makan berminyak dan yang pedas.

Untuk bisa menyesuaikan situasi tersebut, dia perlu waktu satu bulan. Selama menjalani itu semua, dia harus diet ketat. Ini karena di UFC dia tampil di kelas 65 kilogram. "Jadi dari harus turun 10 kilogram dari berat sebelumnya," jelasnya.

Sementara meski gagal tampil di Road to UFC Mei depan, peluangnya tampil di ajang tersebut belum sepenuhnya tertutup. Rheza dijadwalkan tampil lagi pada September depan. Namun siapa yang menjadi lawannya belum diketahui.

Dalam perjalanannya menekuni olahraga ini, Rheza berawal dari dua hal. Pertama, mencari kesehatan. Pada 2015 lalu, dia pergi ke gym untuk menjaga kebugaran dan membentuk badan. "Setelah itu, berkenalan dengan muay thai," jelasnya.

Pertemuan dengan olahraga itulah yang perlahan-lahan membuat jalannya awalnya sebagai atlet sepak bola terjun ke olahraga itu. Dua tahun menggeluti jenis bela diri itu akhirnya pada 2017 dia melakukan pertandingan resmi pertamanya. Saat itu dia tampil pada ajang kejuaraan tingkat provinsi.

Setelah itu, pada 2018 dia masuk pemusatan latihan daerah tingkat Jawa Timur. Saat ada proyeksi untuknya tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. "Tapi karena tidak memenuhi berat badan saya tersingkir," tuturnya.

Selama menjalani aktivitas itu, Rheza melakukannya secara diam-diam. Satu alasannya adalah orang tuanya tidak memberikan izin. Restu orang tuanya baru didapatkannya pada 2019 kala dirinya mengikuti ajang audisi One Pride. Kala itu orang tuanya khawatir dengan keselamatannya. Maklum, wajahnya sering kali terkena pukulan atau tendangan dari lawannya.(*/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#jawa pos radar malang #media online malang #berita malang #Mahasiswa malang #MMA #radar malang hari ini #berita malang hari ini #malang kota #wisata malang #kuliner malang #radar malang #malang kipa