“Selama ini tidak ada kendala terkait sumber air. Justru warga telah mempunyai kolam ikan demi menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya. Dia mengaku, meskipun warga Dusun Banyuning dekat dengan sumber air yang melimpah, sebagian masyarakat pun mendapatkan air dari sumber Ngesong. “Di sini masyarakat tidak pernah kekurangan air. Justru, sumber air Banyuning ini mengalirnya bukan hanya untuk Kota Batu saja melainkan sampai ke Malang juga,” terangnya, Rabu (11/1).
Sementara itu, Kabag Teknik Perumdam Among Tirto Kota Batu Khoirul Anam mengatakan ada 6 sumber air yang masih produktif yang dikelola oleh Perumdam Among Tirto. Dari sumber air yang dikelola itu, debit air terbanyak ada di Sumber Banyuning yakni 155 liter per detik. Sedangkan, debit air terkecil 4 liter per detik berada di Sumber Kasinan, Pesanggrahan. “Sejak dulu, debit air di sumber air Banyuning telah melimpah. Sedangkan, debit air di Kasinan memang kecil. Karena, ada air kandungan besi di sana,” ucapnya. (ifa/lid) Editor : Mardi Sampurno