DAU – Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola wisata untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.
Sebab, umumnya mengalami krisis pengunjung selama Ramadan.
Setidaknya, itu terjadi di Bumi Perkemahan Bedengan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Baca Juga: 8 Desa Kabupaten Malang Ikuti Ajang ADWI 2024, Intip Mana Saja Tempat Wisata Favoritmu
”Kalau Ramadan gini sepi pengunjung. Satu hari hanya 40 motor, padahal itu hari Minggu,” ujar Juru Parkir Bumi Perkemahan Bedengan Suwoto kemarin.
Puluhan pengunjung tersebut didominasi oleh anak-anak yang ingin bermain air.
Beberapa remaja juga tampak berlibur dan mendirikan tenda.
Sementara bulan non-Ramadan, minimal ada 100 motor per hari.
Ketika musim libur sekolah bisa meningkat hingga 10 kali lipat.
Harga tiket yang terjangkau membuat wisata alam itu semakin diminati masyarakat.
Setiap orang hanya perlu membayar Rp 15.000.
Sedangkan tarif parkirnya dibanderol Rp 5.000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati Bedengan tanpa harus menyewa camping ground, dia mengatakan, cukup membayar Rp 10.000 untuk tiket masuk dan parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.
Rahmi Adiba, 26, salah satu wisatawan mengaku baru pertama kali ke Bedengan.
Dia datang bersama keluarga besarnya.
Kebetulan, keponakannya yang masih berusia sekitar tiga tahun senang bermain air.
Sehingga dia mengajaknya ke tempat wisata Bedengan.
“Udara di sini sejuk, airnya juga jernih. Jadi, aman untuk anak-anak, asalkan tetap dengan pengawasan,” ucapnya. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana