Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bagi yang Belum Coba, Jajal Saja Hidangan Khas Malang dengan Vibes Jepang di Umbul Tanaka Bangelan Wonosari

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 18 April 2024 | 16:39 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN MALANG - Umbul Tanaka atau Tanaka Waterfall berlokasi di Dusun Arjomulyo, Desa Bangelan, Kec. Wonosari, Kabupaten Malang.

Lokasinya yang berada di dalam pedesaan, Umbul Tanaka menjadi salah satu tujuan wisata untuk healing dari padatnya kota.

Pemandangan yang terpampang juga masih asri dengan hamparan pepohonan dan sawah.

Baca Juga: Umbulan Tanaka: Wisata Nuansa Jepang Hasil Swadaya Pemuda Bangelan Wonosari Malang yang Memesona dan Murah Meriah

Wisata unik ini memberikan nuansa ala Jepang.

Nuansa Jepang di Umbul Tanaka ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga karena terdapat sejarah yang berkaitan dengan Jepang di dusun ini.

Nenek moyang penduduk Dusun Arjomulyo berasal dari Kecamatan Singosari, namun pindah ke Dusun Arjomulyo pada masa pemerintahan kolonial Jepang.

Hiasan hingga wahana ala Jepang menghiasi sepanjang aliran sungai dan air terjun.

Aliran sungai dengan lebar 6 meter ini dihubungkan dengan 3 jembatan berwarna khas Jepang yaitu merah.

Dengan tambahan hiasan lampion hingga pohon sakura buatan yang mempercantik aliran sungai.

Sehingga vibes Jepang yang ditawarkan sangatlah kuat.

Destinasi wisata ini dikelola oleh Kelompok Masyarakat Pesona Tanaka di bawah naungan BUMDes Citra Karya.

Dengan HTM Rp 5.000, pengunjung dapat bebas menikmati pemandangan sambil menyantap hidangan di beberapa fasilitas yang telah disediakan seperti:

Gazebo

Photo
Photo
Gazebo dari bambu ini disediakan di pinggiran sungai dan kolam.

Menjadi tempat bagi para pengunjung untuk duduk bersantai sambil menikmati pemandangan alam.

Pemandangan Gunung Kawi juga akan semakin menambah sensasi bersantai di sini.

Warung

Beragam jenis makanan dan minuman khas Malang ada di sini, seperti sempol, tempura, jagung bakar, nasi tiwul, es degan, wedang jahe, dan masih banyak lagi.

Harga makanan dan minumannya pun terjangkau.

Kafe Keceh

Photo
Photo
Selain warung yang menyajikan makanan, ada juga area untuk ngopi yang dinamakan Kafe Keceh.

Kata ‘Keceh’ diambil dari bahasa Jawa yang berarti bermain air.

Penamaan tersebut sesuai dengan lokasi kafe yang berada di tengah-tengah aliran sungai yang dangkal.

Sehingga pengunjung bisa menikmati hidangan sambil kakinya terendam di air. (claudia laura/fin).

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Bumdes #Tanaka Waterfall #Jepang