RADAR MALANG - Di tengah geliat kuliner kekinian yang semakin variatif, bubur kacang hijau tetap menjadi primadona sarapan dan camilan sore bagi warga Malang. Rasanya yang manis, hangat, dan penuh nostalgia menjadikannya menu sederhana namun tak pernah lekang oleh waktu. Di tahun 2025, tiga tempat makan ini menempati daftar teratas sebagai penyaji bubur kacang ijo terenak dan paling populer di Kota Malang.
Mulai dari yang legendaris sejak 1978 hingga yang fleksibel dipesan via aplikasi online, masing-masing punya ciri khas tersendiri. Berikut rekomendasi wajib bagi pencinta bubur kacang hijau dengan rasa otentik dan harga bersahabat.
Bubur Ayam & Kacang Ijo Pak Subari: Legendaris Sejak 1978
Bertempat di Jalan Merbabu No.10, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, warung ini bukan sekadar tempat makan, melainkan warisan rasa yang telah hadir sejak tahun 1978. Bubur kacang ijo Pak Subari diolah menggunakan kacang hijau kupas, menghasilkan bubur bertekstur lembut dengan warna kekuningan yang khas. Disiram kuah santan wangi, bubur ini terasa manis, legit, dan bikin rindu.
Baca Juga: Pencinta Bubur Ayam Wajib Tahu! Rekomendasi Tempat Terenak di Malang untuk Pagi yang Sempurna
Buka setiap hari kecuali Jumat, dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, warung ini menjadi favorit mahasiswa dan warga sekitar. Dengan harga hanya sekitar Rp 10.000 per porsi, tempat sederhana ini selalu ramai pembeli. Meskipun tampilannya sederhana, soal rasa tak perlu diragukan, selalu konsisten dan otentik.
Bubur Kacang Ijo Kontjokoe: Pilihan Fleksibel, Rasa Tetap Juara
Bagi yang ingin variasi dan kepraktisan, Bubur Kacang Ijo Kontjokoe di Jl. Terusan Ijen adalah pilihan tepat. Menu di sini bisa disesuaikan dengan selera, mulai dari bubur kacang ijo polos, tambahan ketan hitam, hingga varian tanpa santan. Harga pun sangat bersahabat, hanya Rp 8.500 untuk satu porsi hangat nan mengenyangkan.
Baca Juga: Cocok Dinikmati Saat Hujan, Ini Deretan Kedai Bubur Claypot di Malang yang Menghangatkan
Kontjokoe cocok bagi yang sibuk dan ingin menikmati bubur di rumah atau kantor, karena bisa dipesan dengan mudah melalui aplikasi GoFood. Tempatnya strategis dan sering jadi langganan untuk sarapan pagi atau camilan sore hari. Buka setiap hari, dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB Praktis, enak, dan tetap bernuansa tradisional.
Bubur Ketan Hitam & Kacang Ijo Pak Arsyad: Hangatnya Nostalgia Pagi Hari
Terletak di Jalan Letjen Sutoyo, Lowokwaru, dekat Hotel Santika, Bubur Pak Arsyad menawarkan sensasi hangat di pagi hari yang sejuk khas Malang. Warung ini telah berdiri sejak tahun 90-an dan terkenal dengan bubur kacang ijo dan bubur ketan hitamnya yang lembut dan gurih. Santan kental yang digunakan membuat setiap suapannya terasa kaya rasa.
Baca Juga: Bubur Campur Legendaris di Sigura-Gura: Porsi Lengkap Hanya Rp 5.000
Dengan harga antara Rp 12.000 hingga Rp 15.000, menu di sini sangat pas untuk dijadikan sarapan sehat sekaligus mengenyangkan. Pelanggan disarankan datang pagi-pagi karena warung ini cepat ramai dan kerap kehabisan. Rasanya yang klasik dan hangat membuatnya terus dicari, bahkan oleh generasi muda.
Kuliner Tradisional yang Tak Pernah Gagal Memikat
Ketiga warung bubur kacang ijo ini membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap mampu bersaing dan dicintai di tengah gempuran makanan modern. Tiap sendok bubur membawa rasa hangat, manis, dan legit yang menenangkan. Mulai dari yang legendaris hingga yang praktis, semuanya menyuguhkan kualitas dan rasa terbaik.
Bagi Anda yang berkunjung ke Malang atau ingin nostalgia rasa masa kecil, tiga warung ini wajib masuk dalam daftar eksplorasi kuliner. Hangatnya bubur kacang hijau tak hanya mengisi perut, tapi juga menghangatkan kenangan. (my)
Editor : Aditya Novrian