RADAR MALANG - Di tengah maraknya tren hidup sehat, minuman tradisional seperti jamu kembali mendapat tempat istimewa di hati masyarakat. Jamu bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga minuman alami yang dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh, memperbaiki metabolisme, dan bahkan menjaga kecantikan kulit.
Di Malang, yang dikenal dengan kesejukan dan keberagaman kulinernya, jamu hadir dalam berbagai bentuk dari versi tradisional yang dijual keliling hingga olahan modern di kafe kekinian.
Jenis dan Tempat Menikmati Jamu di Malang
-
Jamu Gendong Keliling
Masih bisa kamu temui di pasar tradisional seperti Pasar Oro-Oro Dowo atau Pasar Besar. Para ibu penjual jamu gendong biasanya membawa botol-botol berisi kunyit asam, beras kencur, dan sambiloto. Rasanya khas, harganya murah, dan diyakini manjur untuk pegal-pegal, masuk angin, atau menjaga stamina.
-
Jamu Kekinian di Kafe Herbal
Di kawasan Ijen dan Suhat, mulai bermunculan kafe dengan konsep herbal dan alami. Contohnya, Herbal Housedan Jiwatma Café yang menyajikan jamu dalam bentuk yang lebih modern seperti: -
Jamu Kunyit Asam Sparkling
-
Latte Beras Kencur
-
Jamu Cold Brew
Dikemas estetik dan cocok untuk anak muda yang ingin hidup sehat tanpa kehilangan gaya.
-
Produk Jamu UMKM Lokal
Banyak UMKM di Malang yang menjual jamu kemasan siap minum, seperti merek Rempahku, Tamba Waras, dan Herbana. Produk ini bisa ditemukan di toko oleh-oleh, ShopeeFood, hingga minimarket lokal. Praktis untuk dibawa ke kantor atau jadi stok di rumah.
-
Workshop & Refill Jamu
Di beberapa tempat seperti Pasar Wisata Malang atau komunitas herbal lokal, tersedia workshop membuat jamu sendiri. Ada juga sistem refill untuk kamu yang ingin mengurangi sampah botol plastik. Cukup bawa botol sendiri, kamu bisa isi ulang jamu segar sesuai selera.
Jamu adalah bukti bahwa kearifan lokal bisa tetap relevan di zaman modern. Di Malang, keberadaan jamu baik dalam bentuk tradisional maupun kekinian menjadi pilihan sehat yang makin digemari.
Tak hanya menyegarkan, jamu juga membawa cerita dan filosofi hidup sehat ala nenek moyang kita.
Jadi, kalau kamu sedang mencari alternatif minuman sehat, tak ada salahnya kembali ke akar budaya nikmati jamu dan rasakan manfaatnya. (fie)
Editor : A. Nugroho