Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

3 Hidden Gem Rawon di Malang, Rasa Medok Bikin Nagih!

A. Nugroho • Senin, 15 September 2025 | 20:00 WIB
NIKMAT: bumbu rawon yang medok membuat nafsu makan meningkat.
NIKMAT: bumbu rawon yang medok membuat nafsu makan meningkat.

MALANG - Kalau bicara soal kuliner Malang, biasanya orang-orang langsung teringat dengan bakso. Tapi jangan salah, Malang juga punya sajian rawon yang tak kalah menggoda. Rawon, sup hitam khas Jawa Timur dengan kuah berbumbu kluwek, memang punya cita rasa yang kuat dan bikin nagih. Uniknya, setiap warung punya ciri khas masing-masing, mulai dari kuahnya yang encer gurih hingga yang kental manis dengan bumbu medok. 

Nah, buat kamu pencinta rawon yang lagi cari hidden gem di Malang, berikut beberapa rekomendasi tempat yang bisa jadi pilihan untuk memanjakan lidah.

 

 

Berlokasi di Jl. Mayjen Panjaitan Gg. 2, Penanggungan, Warung Nasgitel menawarkan rawon dengan kuah yang cenderung cair dan asin gurih. Cocok banget buat kamu yang suka rawon ringan, tidak terlalu berat, tapi tetap nikmat. Seporsi rawon di sini dibanderol dengan harga Rp 19.000 saja, sudah termasuk beberapa potongan daging yang cukup sesuai porsi.

Meski tempatnya sederhana, suasana warung ini cukup nyaman untuk makan siang bareng teman atau sekadar mengisi perut setelah aktivitas. Rasa kuahnya yang segar bikin rawon di sini jadi pilihan tepat untuk kamu yang pengen makan rawon tanpa rasa enek. Buat pecinta rawon “light version”, Warung Nasgitel bisa jadi destinasi baru favoritmu.

 

 

Kalau kamu suka rawon dengan kuah kental dan cenderung manis, Warung Nasi Bu Hj. Siti di Jl. Simpang Kawi adalah jawabannya. Seporsi rawon di sini hanya Rp 17.000, dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Yang bikin istimewa adalah potongan dagingnya yang banyak, lembut, dan mudah dikunyah, bikin pengalaman makan rawon jadi makin memuaskan.

Rasa kuahnya benar-benar kaya rempah, cocok untuk kamu yang suka rawon “medok” tapi tidak terlalu asin. Tempatnya memang sederhana, tapi selalu ramai pengunjung, terutama saat jam makan siang. Rawon di sini bisa bikin kamu ketagihan, apalagi kalau disantap dengan tambahan sambal dan kerupuk.

 

 

Kedai Rawonan di Jl. Cokroaminoto, tepatnya di dalam Pasar Klojen, menawarkan pengalaman rawon yang sedikit berbeda. Di sini ada tiga pilihan menu utama: rawon klasik, rawon iga, dan rawon empal gepuk. Harganya mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 27.000, cukup sepadan dengan kualitas rasa dan variasi menu yang ditawarkan.

Yang membuat rawon di sini spesial adalah pilihan topping tambahan seperti telur asin, tempe, perkedel, medol, hingga kerupuk udang. Kuahnya kental, gurih, dan kaya bumbu, cocok banget untuk pecinta rawon yang ingin cita rasa “nendang”. Walaupun berada di dalam pasar, tempat ini punya daya tarik tersendiri karena suasana tradisionalnya yang unik. Cocok untuk berburu kuliner otentik khas Malang.

Tiga warung rawon di atas membuktikan bahwa Malang tidak hanya kaya dengan bakso, tapi juga punya ragam rawon yang tak kalah juara. Dari kuah encer yang ringan di Warung Nasgitel, rawon manis dan lembut ala Bu Hj. Siti, hingga rawon medok dengan banyak pilihan menu di Kedai Rawonan, semuanya punya daya tarik tersendiri.

Kalau kamu lagi di Malang dan bosan dengan kuliner yang itu-itu saja, cobain deh hidden gem rawon ini. Siapa tahu, kamu bakal menemukan favorit baru yang bikin betah balik lagi. Karena pada akhirnya, menikmati rawon di kota Malang bukan hanya soal rasa, tapi juga pengalaman kuliner yang hangat dan penuh cerita. (fr) 

Editor : A. Nugroho
#malang #kuliner #rawon