MALANG - Bubur sumsum menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih dicintai banyak orang.
Teksturnya yang lembut dengan rasa manis gurih dari kuah gula merah membuat sajian ini cocok untuk sarapan ataupun camilan pagi.
Di Malang, ada beberapa penjual bubur sumsum legendaris yang bisa ditemui langsung di area pasar.
Bubur Sumsum Pasar Besar Malang
Di kawasan Pasar Besar Malang, bubur sumsum menjadi salah satu sajian pagi yang paling banyak dicari.
Dengan harga sekitar Rp 5.000 per porsi, pembeli bisa menikmati bubur lembut yang disajikan bersama kuah gula merah manis legit.
Penjual biasanya sudah menyiapkan gerobaknya sejak pagi, sehingga pembeli bisa dengan mudah menemukan jajanan ini di tengah aktivitas pasar yang ramai.
Rasanya yang sederhana tapi hangat di perut membuat bubur sumsum di Pasar Besar tak pernah kehilangan penggemar. Banyak orang datang untuk sarapan praktis sebelum beraktivitas atau sekadar bernostalgia dengan jajanan tradisional.
Harganya yang terjangkau juga membuat bubur ini jadi pilihan favorit bagi semua kalangan.
Bubur Sumsum Pasar Kebalen
Di depan pintu masuk Pasar Kebalen, penjual bubur sumsum juga selalu jadi incaran pembeli.
Lapaknya buka sejak pukul 04.00 dini hari hingga sekitar pukul 09.00 pagi, cocok untuk mereka yang mencari sarapan lebih awal
Dengan harga sekitar Rp 3.000 saja, pembeli sudah bisa mendapatkan semangkuk bubur sumsum hangat yang manis gurih.
Kedai sederhana ini justru punya daya tarik tersendiri karena suasana pasar tradisional yang khas.
Banyak pembeli yang sengaja mampir saat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Buburnya dikenal lembut dan porsinya pas untuk mengganjal perut di pagi hari tanpa membuat terlalu kenyang.
Tak heran, bubur sumsum Pasar Kebalen sering cepat habis sebelum siang.
Baik di Pasar Besar maupun Pasar Kebalen, bubur sumsum tetap menjadi sajian tradisional yang digemari warga Malang.
Dengan harga terjangkau, cita rasa lembut, dan kuah gula merah yang khas, bubur sumsum membuktikan dirinya sebagai camilan sederhana. (nae)
Editor : A. Nugroho