MALANG - Udara sejuk Kota Malang selalu cocok dipadukan dengan hidangan yang berkuah hangat salah satunya makanannya Coto Makassar. Makanan khas Sulawesi Selatan ini punya cita rasa yang khas berkat racikan rempahnya dan kuah kental yang berbasis kacang tanah. Potongan daging sapi dan jeroannya yang lembut menjadikan coto bukan sekedar makanan saja, tapi pengalaman rasa yang hangat dan menenangkan. Beberapa tempat di Malang menyajikannya dengan gaya otentik yang siap memanjakan lidah pencinta kuliner Nusantara.
Rekomendasi Coto Makassar di Malang
1. Coto Makassar Sop Konro Daeng Rudi
Berlokasikan di Jl. Galunggung No. 65, Klojen, tempat ini jadi pilihan utama bagi pencinta cita rasa asli khas Makassar. Kuahnya yang kental dan gurih, berpadu sempurna dengan daging empuk yang dimasak hingga bumbunya meresap ke dalam daging. Uniknya, kedai ini buka 24 jam lho! Jadi kamu bisa menikmati seporsi coto kapan saja, baik siang maupun tengah malam. Satu porsi dibanderol harga sekitar Rp 25.000-an.
2. Coto Makassar Widodaren
Terletak di Jl. Widodaren No. 9, Kauman, warung ini menyajikan coto dengan berbagai pilihan isi yang beragam mulai dari daging, paru, hingga babat. Setiap suapannya menghadirkan rasa rempah yang kuat namun tetap lembut di lidah. Hidangan ini biasa disajikan bersama dengan ketupat atau lontong, menambah keotentikan cita rasanya. Suasananya sederhana tapi hangat, cocok untuk makan bersama keluarga atau teman.
3. MariQ Spesialis Coto Makassar
Bagi yang suka sarapan dengan cita rasa khas nusantara, MariQ di Jl. Puncak Borobudur No. 3B, Lowokwaru, bisa jadi destinasi yang menarik. Kuah cotonya terasa kental dengan aroma rempah yang harum, disajikan dengan potongan daging yang melimpah. Tak hanya coto, tempat ini juga menyediakan berbagai menu khas Makassar lain seperti jalangkote dan buras, menjadikannya tempat yang pas untuk mengenal kuliner Sulawesi lebih dalam.
Coto Makassar di Malang bukan sekadar sajian berkuah ia adalah perpaduan rasa, tradisi, dan kehangatan dari timur yang kini bisa dinikmati di tengah kesejukan Kota Apel. Dari kedai 24 jam seperti Daeng Rudi hingga tempat sarapan khas seperti MariQ, semua menawarkan pengalaman kuliner yang otentik dan menggugah selera. (fie)
Editor : A. Nugroho