Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dari Dewandaru ke Watu Gong, Surga Street Food Mahasiswa Malang, Dijamin Kalap!

A. Nugroho • Senin, 20 Oktober 2025 | 20:20 WIB
SERU: asyiknya jalan-jalan sambil kulineran.
SERU: asyiknya jalan-jalan sambil kulineran.

MALANG - Malang tak hanya dikenal sebagai kota pelajar, tetapi juga sebagai salah satu surga kuliner jalanan di Jawa Timur. Di beberapa titik dekat kampus, deretan penjaja makanan selalu ramai diserbu mahasiswa yang mencari makan enak dengan harga bersahabat. Suasana hangat, aroma masakan yang menggoda, serta pilihan menu yang beragam membuat kuliner malam di kota ini selalu hidup.

Bagi mahasiswa yang ingin berburu jajanan malam atau sekadar nongkrong santai sambil menikmati suasana kota, beberapa kawasan di Malang menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Dari makanan ringan hingga lauk berat, semua bisa ditemukan di sepanjang jalan yang ramai oleh tawa dan obrolan anak muda. Berikut beberapa kawasan street food di sekitar kampus yang wajib kamu jelajahi.

 

 

Jalan Dewandaru di kawasan Soekarno Hatta (Suhat) dikenal sebagai salah satu titik kuliner paling ramai di malam hari. Di sepanjang jalan ini, deretan pedagang kaki lima menawarkan beragam pilihan makanan yang menggugah selera. Mulai dari bakso, dimsum, ubi goreng, hingga berbagai minuman segar yang cocok menemani malam panjang mahasiswa. Tak hanya itu, makanan kekinian seperti cilor, maklor, dan lalapan juga mudah ditemukan di sini.

Menjelang malam, suasana Jalan Dewandaru semakin hidup dengan aroma sate ayam dan sate kambing yang dibakar di pinggir jalan. Ada juga penjual roti bakar, ketoprak, soto, serta batagor yang siap memanjakan lidah. Kawasan ini memang jadi langganan mahasiswa karena selain lengkap, harganya pun ramah di kantong. Tak heran jika Dewandaru disebut sebagai “pusat kuliner malamnya anak kampus.”

 

 

Tak jauh dari kawasan kampus, Jalan Watu Gong juga menjadi spot favorit mahasiswa untuk berburu makanan. Saat sore hingga malam hari, jajaran penjual nasi goreng, ayam geprek dengan free refill nasi, hingga aneka lalapan mulai berjejer di sepanjang jalan. Aroma masakan yang menggoda seolah memanggil siapa pun yang lewat untuk mampir dan mencicipinya.

Selain makanan berat, Watu Gong juga terkenal dengan jajanan manis dan ringan. Ada pukis hangat, roti bakar dengan berbagai topping, leker renyah, serta pisang keju yang lumer di mulut. Beberapa kedai kopi kecil juga buka hingga malam, cocok untuk nongkrong santai setelah kelas. Di sini, kamu bisa menikmati suasana khas anak muda Malang yang sederhana namun hangat dan penuh cerita.

 

 

Taman Singha Merjosari bukan hanya tempat untuk berolahraga atau bersantai, tapi juga surga kecil bagi pecinta jajanan pinggir jalan. Di sekitar taman, banyak pedagang yang menjajakan makanan khas Malang seperti cilok, cimol, seblak, dan es pisang ijo. Bagi yang ingin makanan berat, ada juga lalapan, roti bakar, hingga nasi bebek yang ramai diburu pengunjung.

Menikmati makanan di kawasan ini terasa lebih menyenangkan karena suasananya yang terbuka dan sejuk. Banyak pengunjung memilih duduk di tepi taman sambil menyantap jajanan yang dibeli di sekitar area. Dengan paduan suasana hijau dan aroma kuliner yang menggoda, Taman Merjosari menjadi tempat ideal untuk menikmati malam santai khas Malang tanpa harus merogoh kocek dalam.

Street food di sekitar kampus Malang bukan sekadar soal makanan, tapi juga bagian dari gaya hidup mahasiswa yang lekat dengan kebersamaan. Setiap sudutnya menyimpan cerita, dari tawa di antara kepulan asap sate hingga obrolan ringan di atas kursi plastik pinggir jalan. Rasanya sederhana, tapi justru di situlah letak kehangatan khas kota ini.

Jadi, kalau kamu sedang kuliah atau sekadar berkunjung ke Malang, sempatkanlah berkeliling di kawasan Dewandaru, Watu Gong, atau Taman Merjosari. Nikmati beragam kuliner khas anak muda sambil menyelami kehidupan malam yang hidup, hangat, dan penuh rasa. Karena di Malang, setiap jajanan bukan cuma soal rasa, tapi juga tentang kenangan yang sulit dilupakan. (fr) 

 

Editor : A. Nugroho
#street food #malang #kuliner #pasar malam