MALANG - Bagi pencinta donat, Kota Malang ternyata menyimpan banyak tempat seru untuk berburu camilan manis nan empuk. Tak hanya sekadar jajanan, donat kini sudah menjadi comfort food yang pas disantap kapan pun, baik sebagai teman kopi, cemilan sore, maupun hadiah kecil untuk keluarga. Beberapa toko donat lokal bahkan menawarkan cita rasa premium dengan tekstur lembut dan topping yang melimpah.
Menariknya, deretan toko donat di Malang punya ciri khasnya masing-masing. Ada yang fokus pada rasa klasik, ada juga yang menawarkan inovasi rasa unik seperti pumpkin hingga biscoff. Nah, buat kamu yang sedang mencari rekomendasi donat terenak di Malang, berikut tiga tempat yang wajib kamu coba, dijamin sekali gigit langsung jatuh cinta.
- Donatin Malang
Berlokasi di Chaiyoo Eatery, Jl. Melati No. 10, Lowokwaru, Kota Malang, Donatin buka mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dan tutup setiap Selasa. Tempat ini dikenal sebagai salah satu donat favorit keluarga di Malang karena rasanya yang konsisten enak dari waktu ke waktu. Meski banyak donat viral bermunculan, pelanggan tetap setia dengan Donatin karena kualitas rasanya yang lembut dan aroma khas yang menggoda.
Donat di sini empuk, wangi, dan topping-nya melimpah. Varian blueberry jadi favorit anak-anak karena fillingnya manis segar. Menariknya, meskipun disimpan hingga esok hari, tekstur donatnya tetap lembut seperti baru keluar dari oven. Tak heran, banyak pelanggan rela antre panjang demi mendapatkan satu kotak Donatin. Saran terbaik? Datanglah pagi-pagi, karena jika sudah siang, biasanya donatnya sudah ludes terjual. Harganya pun masih bersahabat dengan rasa premium yang ditawarkan.
- Yume Donut
Kalau ingin mencicipi donat dengan sensasi berbeda, kamu bisa datang ke Yume Donut yang terletak di Jl. Ranugrati No. 33, Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Toko ini buka dari 08.00 sampai 20.00 WIB, menyajikan beragam donat empuk dengan pilihan rasa yang unik dan tak terlalu manis. Salah satu varian paling menarik adalah donat pumpkin yang memiliki aroma labu lembut dan tekstur berserat, cocok untuk pencinta cita rasa ringan.
Selain pumpkin, ada juga varian seperti Double Trouble (oreo), Midnight Choco, dan Tiramissyu yang punya sentuhan kopi halus. Semuanya terasa seimbang, tidak terlalu manis tapi tetap kaya rasa. Pengunjung bisa makan di tempat karena tersedia area dine in kecil yang nyaman. Pelayanannya juga terkenal ramah dan informatif, bahkan sering kali pelanggan mendapat souvenir kecil seperti gantungan kunci lucu. Tak heran, Yume Donut mulai dikenal sebagai toko donat rumahan dengan kualitas bintang lima di kawasan Blimbing.
- 93 Donat
Nah, satu lagi yang tak boleh dilewatkan, 93 Donat, berlokasi di Jl. Bunga Asparaga No. 8, Lowokwaru, Kota Malang, dan buka dari 08.00 hingga 17.00 WIB. Meski tempatnya minimalis, rasa donat di sini luar biasa lembut dan berkelas. Setiap gigitan terasa ringan tapi tetap padat rasa, dengan topping melimpah dan isian premium. Salah satu hal menarik dari 93 Donat adalah program kecilnya untuk pelanggan ulang tahun, mereka bisa mendapat donat gratis sebagai hadiah spesial!
Menu andalannya antara lain varian Biscoff, Lemon Glaze, Strawberry, hingga paket bombolone berisi enam donat kecil dengan filling melimpah. Donatnya tetap empuk bahkan setelah dua hari disimpan pada suhu ruang, membuktikan kualitas adonan yang benar-benar premium. Dengan harga sekitar Rp 57.000 per paket isi enam, rasanya sepadan dengan kelembutan dan cita rasa yang diberikan. Banyak pelanggan mengaku ketagihan dan menyebut 93 Donat sebagai donat terenak se-Malang Raya.
Tiga tempat ini membuktikan bahwa Malang bukan hanya surga bagi pencinta bakso dan kopi, tapi juga surganya pecinta donat. Dari Donatin yang klasik dan wangi, Yume Donut yang berani bereksperimen dengan rasa, hingga 93 Donat yang premium namun tetap homey, semuanya punya daya tarik sendiri yang sulit ditolak.
Kalau kamu mencari camilan manis untuk teman santai sore, atau ingin oleh-oleh yang berkesan untuk keluarga, tiga toko donat ini layak masuk daftar wajib kunjungmu. Dijamin, sekali coba kamu akan mengerti kenapa banyak pelanggan selalu kembali untuk membeli lagi. (fr)
Editor : A. Nugroho