MALANG, RADAR MALANG - Kuliner nasi murah Kota Malang seharga Rp8.000 bisa ditemukan di Ayam Bebek Kalikasin, Lalapan Lamongan Merah Putih, Waroeng Tandon, Pecel Bangblek, dan Waroeng Tani.
Kelima destinasi kuliner ini menjadi solusi makan kenyang dan hemat bagi masyarakat serta mahasiswa di tengah kenaikan harga pangan pada pertengahan 2026.
Baca Juga: Warung Favorit Anak UM Malang, Ramai Tiap Malam Sampai Penuh
Ayam Bebek Kalikasin menawarkan lauk gurih dengan sambal pedas manis khas lamongan. Ayam Bebek Kalikasin menyajikan ayam atau bebek kalikasin dengan bumbu khas dan lalapan segar.
Lalapan Lamongan Merah Putih dikenal lewat ayam goreng renyah dengan sambal merah menyengat. Lalapan Lamongan terkenal dengan lalapan asap dan nasi bejeg yang disajikan hangat.
Waroeng Tandon mengusung konsep prasmanan sederhana dengan porsi besar dan pilihan sayur rumahan. Waroeng Tandon di Jl. Renang No. 2 Tasikmadu juga populer dengan nasi jagung sepuasnya Rp10.000 dan pemandangan sawah hijau.
Baca Juga: Warung Kecil di Kota Malang Ini Ramai Mendadak, Antriannya Bikin Kaget
Pecel Bangblek justru menarik perhatian lewat bumbu kacang yang kental, sedikit pedas, dan aroma daun jeruk yang kuat. Pecel Bangblek di Jl. Terusan Surabaya No. 6 menjadi favorit sarapan sejak pukul 05.00 dengan pecel sayuran segar.
Waroeng Tani paling unik dengan lebih dari 100 menu tradisional prasmanan di suasana pedesaan meski lokasinya 11 km dari pusat kota.
Secara historis, Kota Malang selalu sukses menjadi inkubator bisnis makanan murah karena statusnya sebagai kota pendidikan.
Pengunjung disarankan datang sebelum pukul 11.30 WIB guna mengamankan tempat duduk dan menghindari kehabisan menu lauk utama.
Di tengah persaingan kuliner Kota Malang yang semakin padat, warung sederhana dengan harga murah dan rasa konsisten tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Editor : Aditya Novrian