MALANG, RADAR MALANG – Kota Malang dikenal memiliki udara yang lebih sejuk dibanding sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Apalagi ketika musim hujan tiba atau malam mulai turun, menikmati makanan berkuah hangat menjadi pilihan banyak orang untuk menghangatkan tubuh sekaligus mengisi perut.
Selama ini bakso identik sebagai menu andalan saat cuaca dingin. Padahal, Malang memiliki banyak pilihan kuliner berkuah lain yang tak kalah menggugah selera. Mulai dari rawon dengan kuah kluwek yang kaya rempah, soto berkuah bening, coto Makassar yang gurih, hingga wedang ronde yang menghangatkan. Berikut rekomendasinya.
Baca Juga: Jasa Promosi, Pencarian, hingga Survei Kos Menjamur di Malang, Jadi Peluang Cuan
Rawon Rampal
Rawon menjadi salah satu kuliner yang hampir selalu masuk daftar makanan wajib saat berkunjung ke Malang. Salah satu yang paling dikenal ialah Rawon Rampal yang telah menjadi langganan warga lokal maupun wisatawan.
Kuah hitam dari kluwek terasa gurih dengan aroma rempah yang kuat. Potongan daging sapinya juga terkenal empuk dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Agar semakin nikmat, rawon biasanya disantap bersama empal goreng, telur asin, sambal, tauge pendek, dan kerupuk udang.
Rawon Rampal buka setiap hari pukul 07.00-14.00 WIB di Jalan Panglima Sudirman Nomor 71A, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Spesial Soto Boyolali SSb Hj. Hesti Widodo
Jika menginginkan sajian yang lebih ringan, Soto Boyolali bisa menjadi pilihan. Berbeda dengan soto berkuah kuning pada umumnya, soto khas Boyolali memiliki kuah bening yang tetap kaya rasa berkat kaldu sapi yang dimasak dalam waktu lama.
Isiannya terdiri atas irisan daging sapi, bihun, tauge, seledri, dan taburan bawang goreng yang memberikan aroma semakin harum. Kuahnya yang ringan membuat tempat ini kerap menjadi pilihan untuk sarapan maupun makan siang.
Spesial Soto Boyolali SSb Hj. Hesti Widodo berada di Jalan Raya Langsep Nomor 4, Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang dan buka setiap hari pukul 06.00-21.00 WIB.
Coto Makassar Widodaren 9
Tak hanya kuliner khas Jawa Timur, Malang juga memiliki sejumlah rumah makan yang menyajikan hidangan dari berbagai daerah, salah satunya Coto Makassar Widodaren.
Semangkuk coto berisi potongan daging sapi dengan kuah berwarna cokelat yang kaya rempah. Rasanya gurih dan sedikit kental sehingga cocok disantap saat udara mulai dingin. Selain coto, tersedia pula pallubasa dan sop saudara yang sama-sama menjadi favorit pelanggan.
Rumah makan ini buka setiap hari pukul 10.00-20.30 WIB di Jalan Widodaren Nomor 9, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Iga Bakar & Sop Buntut Sam Nawi
Bagi pencinta olahan buntut sapi, Sop Buntut Sam Nawi bisa menjadi alternatif. Kuah beningnya terasa gurih dengan potongan buntut yang empuk sehingga nyaman dinikmati saat cuaca sejuk.
Selain sop buntut, tempat ini juga menyediakan iga bakar dengan bumbu khas yang bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan berkuah maupun bakaran dalam satu tempat.
Iga Bakar & Sop Buntut Sam Nawi berada di Jalan D. Limboto Barat Nomor A4 B20, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan buka setiap hari pukul 12.00-21.00 WIB.
Ronde Titoni
Jika malam mulai larut dan udara Malang terasa semakin dingin, semangkuk wedang ronde bisa menjadi penutup yang pas. Salah satu yang legendaris ialah Ronde Titoni yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu.
Kuah jahenya disajikan hangat dengan isian ronde berisi kacang, roti, kolang-kaling, dan taburan kacang tanah. Perpaduan rasa manis dan hangat membuat tempat ini selalu ramai didatangi pelanggan, terutama pada malam hari.
Baca Juga: Cegah Banjir, Pemkot Malang Perbaiki Tangkapan Air di Kawasan Soehat
Ronde Titoni buka setiap hari pukul 18.00-00.00 WIB di Jalan Zainul Arifin Nomor 17, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Udara sejuk menjadi salah satu alasan mengapa kuliner berkuah selalu memiliki tempat tersendiri di hati warga Malang. Mulai dari rawon, soto, coto Makassar, sop buntut, hingga wedang ronde, masing-masing menawarkan cita rasa yang berbeda tetapi sama-sama cocok dinikmati untuk menghangatkan tubuh. Jadi, saat suhu Malang mulai turun, lima kuliner ini bisa menjadi pilihan untuk menemani waktu makan Anda.
Editor : Aditya Novrian